Elemen-elemen Pendukung Desain Interior Cafe: Menciptakan Kenyamanan Psikologis untuk Generasi Z di Seturan Yogyakarta

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i1.1302

Keywords:

Gen Z, Desain interior, Kenyamanan Psikologis

Abstract

Desain interior cafe memiliki dampak signifikan terhadap kenyamanan psikologis pengunjung, terutama bagi Generasi Z yang memiliki preferensi dan kebutuhan unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen desain interior yang berkontribusi terhadap kenyamanan psikologis melalui pendekatan studi literatur dan metode penelitian kuantitatif. Data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan 101 responden Generasi Z, yang dianalisis untuk menilai pengaruh elemen seperti pencahayaan, warna, akustik, Furniture, dan elemen desain (seperti tanaman, seni, atau dekorasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen desain yang harmonis dan responsif terhadap kebutuhan psikologis dapat meningkatkan kepuasan dan interaksi sosial di dalam kafe. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pemilik dan desainer kafe dalam menciptakan ruang yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga mendukung kenyamanan dan kesejahteraan psikologis pengunjung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan desain interior kafe yang lebih efektif dan inklusif bagi Generasi Z.

References

[1] J. Kim dan H. Kim, “The Influence of Interior Design on Psychological Well-Being in Cafés,” J. Environ. Psychol., vol. 78, no. 1, hal. 101694, 2021.

[2] H. Badran, M., & Khatib, “The Impact of Café Design on Customer Experience: A Study of the Relationship between Design Elements and Customer Satisfaction,” Int. J. Hosp. Manag., vol. 87, no. 1, hal. 102470, 2020.

[3] M. A. Putri dan S. Rahmawati, “Desain Kafe yang Menarik bagi Generasi Z: Studi Kasus di Kota X,” J. Desain dan Teknol., vol. 6, no. 2, hal. 112–123, 2021.

[4] A. Nugroho dan R. Lestari, “Keterlibatan Sosial dalam Desain Kafe: Menciptakan Ruang untuk Interaksi. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan,” vol. 10, no. 3, hal. 67–78, 2022.

[5] S. Widiastuti dan N. Hidayati, “Dampak Lingkungan Desain Kafe terhadap Pengalaman Pelanggan.,” J. Ilmu Lingkung. dan Perenc., vol. 9, no. 1, hal. 34–46, 2023.

[6] R. Fitriani dan S. Haryanto, “Pengaruh Persepsi Warna terhadap Kenyamanan Psikologis di Kafe,” J. Desain Inter. dan Arsit., vol. 5, no. 1, hal. 23–35, 2021.

[7] P. Lestari dan R. Prasetyo, “Desain Akustik Kafe: Pengaruhnya terhadap Kenyamanan Psikologis Pengunjung. Jurnal Teknik Arsitektur dan Lingkungan,” vol. 12, no. 1, hal. 56–70, 2023.

[8] A. Mehrabian dan J. A. Russell, An approach to environmental psychology. MIT Press, 1974.

[9] G. W. Evans, “The built environment and mental health.,” J. Urban Health, vol. 80, no. 4, hal. 536–555, Des 2003, doi: 10.1093/jurban/jtg063.

[10] C. Baird, “The Influence of Interior Design on Productivity in Cafés,” J. Inter. Des., vol. 44, no. 3, hal. 123–135, 2019.

[11] A. Kahn, “Café Design: Balancing Comfort and Productivity,” J. Archit. Res., vol. 29, no. 1, hal. 45–60, 2021.

[12] Pew Research Center, “In a Politically Polarized Era, Sharp Divides in Both Partisan Coalitions,” Pew Research Center, 2019. https://www.pewresearch.org/politics/2019/12/17/in-a-politically-polarized-era-sharp-divides-in-both-partisan-coalitions/

[13] A. M. Wati, A. Ratnasari, dan A. H. PW, “Creative Hub Design For Generation Z With An Educational And Recreational Approach In Tangerang District,” Lakar J. Arsit., vol. 7, no. 2, hal. 292–306, 2024.

[14] J. Smith dan L. Zhang, “Design Preferences of Generation Z in Cafés: A Qualitative Study,” Int. J. Hosp. Manag., vol. 95, no. 1, hal. 102–112, 2021.

[15] F. D. K. Ching, Interior design illustrated. John Wiley & Sons, 2014.

[16] R. Oldenburg, The great good place. Paragon House, 1989.

[17] M. J. Bitner, “Servicescapes: The Impact of Physical Surroundings on Customers and Employees,” J. Mark., vol. 56, no. 2, hal. 57–71, Apr 1992, doi: 10.1177/002224299205600205.

[18] R. S. Ulrich, “View through a window may influence recovery from surgery,” J. Environ. Psychol., vol. 7, no. 1, hal. 17–37, 1984.

[19] A. J. Elliot dan M. A. Maier, “Color psychology: Effects of perceiving color on psychological functioning in humans,” Psychol. Bull., vol. 140, no. 1, hal. 95–120, 2014, doi: 10.1037/a0033044.

[20] L. Waxman, “The coffee shop: Social and physical factors influencing place attachment,” J. Inter. Des., vol. 31, no. 3, hal. 35–53, 2006.

[21] I. Knez, “Effects of indoor lighting on mood and cognition,” J. Environ. Psychol., vol. 15, no. 1, hal. 39–51, 1995, doi: 10.1016/0272-4944(95)90013-6.

[22] S. Kaplan, “The restorative benefits of nature: toward an integrative framework,” J. Environ. Psychol., vol. 15, no. 3, hal. 169–182, 1995.

[23] R. Gifford, L. Steg, dan J. Reser, “Environmental Psychology,” in IAAP Handbook of Applied Psychology, 2021, hal. 440–470. doi: 10.1002/9781444395150.ch18.

[24] R. Küller, S. Ballal, T. Laike, B. Mikellides, dan G. Tonello, “The impact of light and colour on psychological mood: A cross-cultural study of indoor work environments,” Ergonomics, vol. 62, no. 4, hal. 1–15, 2019.

[25] D. A. Norman, The design of everyday things (Revised and expanded ed.). Basic Books, 2020.

[26] R. Kaplan dan S. Kaplan, The experience of nature: A psychological perspective. Cambridge University Press, 2020.

Downloads

Published

04-01-2026

How to Cite

[1]
“Elemen-elemen Pendukung Desain Interior Cafe: Menciptakan Kenyamanan Psikologis untuk Generasi Z di Seturan Yogyakarta”, JTMIT, vol. 5, no. 1, pp. 218–229, Jan. 2026, doi: 10.55826/jtmit.v5i1.1302.

Similar Articles

51-60 of 73

You may also start an advanced similarity search for this article.