Analisis Postur Kerja Teknisi Air Conditioner (AC) Menggunakan Metode REBA dan RULA untuk Mengidentifikasi Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs)
(Studi Kasus : PT. Swabina Gatra)
DOI:
https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i2.1770Keywords:
Ergonomi, REBA, RULA, teknisi AC, musculoskeletal disorders, MSDsAbstract
Pekerjaan teknisi Air Conditioner (AC) memiliki tingkat risiko ergonomi yang cukup tinggi karena sering melibatkan posisi kerja yang tidak nyaman, seperti membungkuk, berjongkok, maupun bekerja pada ketinggian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat risiko ergonomi dalam aktivitas kerja teknisi AC dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Rapid Upper Limb Assessment (RULA), serta menyusun rekomendasi perbaikan guna menekan potensi terjadinya gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs). Objek penelitian meliputi empat aktivitas utama, yaitu perbaikan unit outdoor AC, cleaning indoor AC, cleaning outdoor AC, dan pengisian freon AC, dengan metode observasi langsung terhadap postur kerja teknisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas perbaikan unit outdoor dan cleaning indoor AC memiliki tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi dengan skor REBA 9 dan RULA 7, sedangkan cleaning outdoor AC memiliki risiko tinggi dengan skor REBA 8 dan RULA 6. Aktivitas pengisian freon AC memiliki risiko sedang dengan skor REBA 7 dan RULA 5. Tingginya risiko dipengaruhi oleh postur kerja tidak ergonomis, durasi kerja statis, serta keterbatasan alat bantu kerja. Rekomendasi perbaikan meliputi perbaikan teknik melalui penggunaan alat bantu ergonomis, perbaikan administratif berupa pengaturan waktu kerja dan SOP, serta peningkatan kesadaran pekerja melalui pelatihan ergonomi. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan mampu mengurangi tingkat risiko ergonomi sekaligus meningkatkan kenyamanan dalam bekerja.
References
[1] N. Rahmawati, “Penerapan Ergonomi untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja,” J. K3, vol. 5, no. 3, pp. 88–95, 2024.
[2] D. Lestari, “Penerapan Ergonomi untuk Mengurangi Cedera Kerja,” J. Ergon., vol. 9, no. 2, pp. 85–93, 2022.
[3] F. Andika, “Hubungan Postur Kerja dengan MSDs,” J. Kesehat., vol. 15, no. 1, pp. 20–27, 2021.
[4] S. Ramadhan, “Evaluasi Risiko MSDs pada Pekerja Lapangan,” J. Kesehat. Kerja, vol. 10, no. 1, pp. 15–23, 2025.
[5] A. Nugroho, “Identifikasi Risiko MSDs pada Pekerja Lapangan,” J. Kesehat. Kerja, vol. 9, no. 1, pp. 10–18, 2022.
[6] A. Pratama and D. Sari, “Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode REBA pada Pekerja Industri,” J. Ergon. Indones., vol. 7, no. 2, pp. 101–110, 2023.
[7] B. Prasetyo, “Studi Ergonomi pada Teknisi AC,” J. Tek., vol. 12, no. 2, pp. 120–128, 2024.
[8] S. Wibowo, “Analisis Postur Kerja Menggunakan REBA dan RULA,” J. Tek. dan Manaj. Ind., vol. 4, no. 2, pp. 55–63, 2023.
[9] N. Aisyah, “Analisis Postur Kerja Menggunakan REBA dan RULA,” J. Teknol., vol. 8, no. 1, pp. 44–52, 2023.
[10] S. Maulana, “Evaluasi Postur Kerja Menggunakan REBA dan RULA,” J. Tek., vol. 14, no. 1, pp. 90–98, 2025.
[11] R. Hidayati, “Penggunaan REBA dalam Penilaian Postur Kerja,” J. K3, vol. 7, no. 2, pp. 99–107, 2023.
[12] A. Hakim, “Analisis Postur Kerja dengan Metode REBA,” J. Ind., vol. 13, no. 1, pp. 72–80, 2024.
[13] R. Saputra and M. Hidayat, “Evaluasi Risiko MSDs dengan Metode RULA,” J. Tek. Ind., vol. 12, no. 1, pp. 45–52, 2022.
[14] P. Wulandari, “Evaluasi Postur Kerja dengan RULA,” J. Ergon. Indones., vol. 6, no. 2, pp. 70–78, 2022.
[15] M. Fadli, “Evaluasi RULA pada Aktivitas Teknisi,” J. Tek. Ind., vol. 11, no. 2, pp. 55–63, 2023.
[16] M. Rizky and F. Lestari, “Evaluasi Ergonomi Menggunakan REBA,” J. Tek. Ind., vol. 13, no. 2, pp. 90–98, 2024.
[17] H. Kurniawan, “Penerapan Metode REBA pada Pekerja Maintenance,” J. Teknol. Ind., vol. 6, no. 3, pp. 77–85, 2023.
[18] R. Putra, “Analisis Risiko Ergonomi pada Pekerja Maintenance,” J. Teknol. Ind., vol. 7, no. 2, pp. 101–109, 2022.
[19] Y. Putri, “Analisis RULA pada Aktivitas Manual Handling,” J. Ind., vol. 11, no. 1, pp. 33–40, 2022.
[20] D. Firmansyah, “Pengaruh Postur Kerja terhadap Kelelahan Otot,” J. Ergon., vol. 8, no. 2, pp. 67–75, 2021.
[21] I. Permata, “Pengaruh Postur Kerja terhadap Produktivitas,” J. K3, vol. 6, no. 1, pp. 30–38, 2021.
[22] L. Sari, “Analisis Ergonomi pada Teknisi Lapangan,” J. Tek., vol. 10, no. 2, pp. 50–58, 2024.
[23] F. Yusuf, “Analisis Ergonomi pada Pekerja Lapangan,” J. Ind., vol. 12, no. 3, pp. 66–74, 2023.
[24] T. Saputro, “Analisis RULA pada Aktivitas Perawatan Mesin,” J. Ind., vol. 9, no. 3, pp. 60–68, 2021.
[25] E. Susanto, “Analisis Risiko Ergonomi pada Pekerja Industri,” J. Tek. Ind., vol. 14, no. 1, pp. 11–19, 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bisma Pratama Putra Fahnury, Akhmad Wasiur Rizqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













