Optimasi Rute Distribusi Cabai Merah Menggunakan Metode Saving Matrix dan Nearest Neighbor pada Depot Roga Berastagi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i2.1766

Keywords:

Optimasi Distribusi, Cabai Marah, Saving Matrix, Nearest Neighbor, Biaya Transportasi

Abstract

Distribusi cabai merah sebagai komoditas hortikultura yang bersifat mudah rusak (perishable) memerlukan sistem distribusi yang cepat dan efisien untuk menjaga kualitas produk serta menstabilkan harga di tingkat konsumen. Pajak Roga Berastagi berperan sebagai pusat distribusi utama cabai merah di Kabupaten Karo, namun proses distribusi yang berjalan masih menghadapi kendala berupa penentuan rute yang belum optimal sehingga menyebabkan jarak tempuh lebih panjang, penggunaan bahan bakar tidak efisien, dan biaya transportasi tinggi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan rute distribusi cabai merah dari depot Pajak Roga Berastagi menggunakan metode Saving Matrix dan algoritma Nearest Neighbor. Metode Saving Matrix digunakan untuk menentukan kombinasi rute dengan penghematan jarak terbesar melalui penggabungan beberapa titik distribusi dalam satu perjalanan, sedangkan algoritma Nearest Neighbor digunakan untuk menentukan urutan kunjungan berdasarkan jarak terdekat. Permasalahan dimodelkan sebagai Vehicle Routing Problem (VRP) dengan satu depot dan beberapa titik distribusi serta mempertimbangkan kapasitas kendaraan sebagai batasan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua metode mampu meningkatkan efisiensi distribusi secara signifikan, dengan pengurangan total jarak tempuh dari 6.588 km menjadi 3.973 km atau sebesar 39,69%, penurunan biaya transportasi dari Rp10.946.200 menjadi Rp6.823.075,67 atau sebesar 37,67%, serta pengurangan jumlah rute distribusi dari 14 rute menjadi 5 rute sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat waktu pengiriman.

References

[1] P. Kotler, K. L. Keller, S. J. Shaw, and K. R. Davis, Marketing Management Edisi 15e, vol. 37, no. 15. 2016.

[2] A. A. Kader, “Increasing food availability by reducing postharvest losses of fresh produce,” Acta Hortic., vol. 682, pp. 2169–2176, 2005, doi: 10.17660/ActaHortic.2005.682.296.

[3] I. I. J. Rifka Alkhilyatul Ma’rifat, I Made Suraharta, Manajemen Rantai Pasok Agribisnis, vol. 2. 2024.

[4] Yateno, D., Prianto, I. W., Nurhikmah, R. D. F., Supply Chain Management: Strategi Pengelolaan Persediaan yang Efektif.

[5] B. P. Statistik, “Statistik Transportasi Darat”.

[6] T. Mulyono and K. Verawati, “Kompetensi Dasar Di Sektor Transportasi Laut Dan Logistik,” Logistik, vol. 14, no. 2, pp. 80–101, 2021, doi: 10.21009/logistik.v14i2.23516.

[7] G. Laporte and D. Vigo, “Vehicle Routing,” Veh. Routing, 2014, doi: 10.1137/1.9781611973594.

[8] H. Mawengkang, M. R. Syahputra, S. Sutarman, and G. W. Weber, “Optimization model of vehicle routing problem with heterogenous time windows,” Int. J. Electr. Comput. Eng., vol. 15, no. 4, p. 4043, 2025, doi: 10.11591/ijece.v15i4.pp4043-4057.

[9] H. A. Taha, Operation Research 10th Edition.

[10] E. W. Abryandoko and A. A. Karim, “Optimalisasi Distribusi Produk Bebicare Menggunakan Metode Saving Matrix Pada Cv. Anugerah Jaya Mandiri,” J. Ind. Eng. Oper. Manag., vol. 5, no. 1, pp. 37–49, 2022, doi: 10.31602/jieom.v5i1.6867.

[11] W. N. Oktaviana and W. Setiafindari, “Penentuan Rute Distribusi Kerupuk Menggunakan,” J. INTECH, vol. 5, no. 2, pp. 81–86, 2019.

[12] N. Hulu, Lokot Muda Harahap, Sendy Marbun, Devi Adinda Putri, Marke Manik, and Kasah Sigalingging, “Efisiensi Distribusi melalui Optimasi Biaya dan Jarak dengan Pendekatan Metode Transportasi,” ECONOBIS J. Econ. Bus. Manag., vol. 1, no. 1, pp. 1–5, 2025, [Online]. Available: https://jurnal.larisma.or.id/index.php/ECONOBIS/article/view/937

[13] W. H. Salsabila Yusnindi., “Jurnal E-Bis ( Ekonomi-Bisnis ),” vol. 6, no. 1, pp. 153–170, 2022.

[14] R. S. Utami, R. Arifin, R. D. Lufika, R. Dio, and H. V. S. Manihuruk, “Penerapan Algoritma Evolutionary dan Nearest Neighbor untuk Optimasi Rute Distribusi,” Go-Integratif J. Tek. Sist. dan Ind., vol. 5, no. 02, pp. 84–93, 2024, doi: 10.35261/gijtsi.v5i02.12518.

[15] A. Ferdiansyah, S. A. Sholihah, M. Rifni, E. S. Grets, J. K. Situmorang, and I. Oktaviany, “Analisis Perencanaan Rute Pengiriman Barang Menggunakan Metode Vehicle Routing Problem (Vrp),” J. Sist. Transp. Logistik, vol. 1, no. 1, pp. 32–7, 2021.

[16] S. Elaina, “Pengembangan Model Rantai Pasok Buah Segar di Indonesia,” J. Bisnis Darmajaya, vol. 9, no. 2, pp. 136–150, 2023.

[17] J. Ramadhan, A. Yoesdiarti, and H. Miftah, “Analisis Saluran Pemasaran Dan Risiko Distribusi Melon (Cucumis Melo L.) Yang Dijual Di Pasar Tradisional Kota Bogor,” J. Agribisains, vol. 7, no. 1, pp. 24–34, 2021, doi: 10.30997/jagi.v7i1.4364.

[18] S. Oktarina, F. H. Mustofa, and L. Fitria, “Usulan Rute Distribusi Kopi Arabika Premium Menggunakan Metode Nearest Neighbour dan Tabu Search di PT. X,” J. Online Inst. Teknol. Nas., vol. 4, no. 2, pp. 149–159, 2016.

[19] Anisa Nur Rohmah, “Analisis Optimasi Rute Distribusi Barang Menggunakan Vehicle Routing Problem (Vrp) Model Sweep Method Pada Pt. Xyz,” J. Ilm. Manaj. dan Akunt., vol. 3, no. 1, pp. 243–253, 2026, doi: 10.69714/k1gd2g70.

Downloads

Published

12-05-2026

How to Cite

[1]
“Optimasi Rute Distribusi Cabai Merah Menggunakan Metode Saving Matrix dan Nearest Neighbor pada Depot Roga Berastagi”, JTMIT, vol. 5, no. 2, pp. 967–976, May 2026, doi: 10.55826/jtmit.v5i2.1766.

Similar Articles

21-30 of 94

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)