Pengaruh Belanja Daerah dan Deviden Atas Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan Desentralisasi Fiskal Kabupaten Kutai Timur

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i2.1713

Keywords:

Belanja Daerah, PDRB, Desentralisasi Fiskal, Deviden, Analisis Jalur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja daerah dan dividen atas penyertaan modal pemerintah daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan derajat desentralisasi fiskal di Kabupaten Kutai Timur selama periode 2011–2022. Penelitian menggunakan data sekunder time series yang diperoleh dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pendapatan Daerah, dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Timur. Analisis dilakukan melalui dua sub-struktur persamaan untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Variabel belanja daerah, dividen, dan PDRB ditransformasi ke dalam logaritma natural, sedangkan derajat desentralisasi fiskal diukur menggunakan rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap total penerimaan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sementara dividen atas penyertaan modal berpengaruh positif tetapi belum signifikan. Pada model derajat desentralisasi fiskal, belanja daerah, dividen, dan PDRB belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen fiskal daerah lebih berperan dalam mendorong aktivitas ekonomi regional daripada dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas belanja publik, optimalisasi kinerja BUMD, dan penguatan basis PAD untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan.

References

[1] “Undang Undang Republik Indonesia”.

[2] “Uu Nomor 23 Tahun 2014.”

[3] Lusia Lestina Halawa, Mira Sukma, Evlin Limbong, And Wahjoe Pangestoeti, “Pengaruh Kebijakan Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Di Indonesia Dalam Hubungan Pemerintah Pusat Dan Daerah Terkait Keuangan Negara,” Studi Adm. Publik Dan Ilmu Komun., Vol. 2, No. 1, Pp. 43–53, Jan. 2025, Doi: 10.62383/Studi.V2i1.102.

[4] A. Rante, M. S. Mire, And A. Paminto, “Analisis Kemandirian Keuangan Daerah,” Inovasi, Vol. 13, No. 2, P. 92, Jan. 2018, Doi: 10.29264/Jinv.V13i2.2461.

[5] D. Puspita Et Al., “Ubaidi S. Hamidi Dan Dewi Puspita”.

[6] M. Mina And R. Ratna, “Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah Dan Laba Badan Usaha Milik Daerah Di (Bumd) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Aceh Utara,” J. Ekon. Reg. Unimal, Vol. 3, No. 1, P. 39, Nov. 2020, Doi: 10.29103/Jeru.V3i1.3200.

[7] Q. Asy’ari And Moh. Ramin, “Strategi Manajemen Keuangan Bumd Untuk Pertumbuhan Ekonomi Regional Dan Daya Saing Nasional,” J. Ris. Akunt. Dan Bisnis Indones., Vol. 5, No. 2, Pp. 188–210, Jun. 2025, Doi: 10.32477/Jrabi.V5i2.1199.

[8] A. S. T. Pabayo, “Impact Of Fiscal Decentralization Policy On Regional Fiscal Independence In Indonesia,” J. Local Gov. Issues, Vol. 8, No. 1, Pp. 142–160, Mar. 2025, Doi: 10.22219/Logos.V8i1.37646.

[9] I. Sukadana, “Gede Dwi Purnama Putra”.

[10] “9270-39196-1-Pb.”

[11] I. M. J. A. Dwipatna, “Efficiency Of Indonesian Government Education Spending: A Stochastic Frontier Analysis Approach,” J. Dev. Econ., Vol. 10, No. 2, Pp. 236–248, Dec. 2025, Doi: 10.20473/Jde.V10i2.77487.

[12] I. Hamzami Ulfi, “Investasi Daerah Dan E-Government Serta Implikasinya Terhadap Kemandirian Daerah,” Bina Ekon., Vol. 25, No. 2, Pp. 115–134, Jan. 2022, Doi: 10.26593/Be.V25i2.5259.21-40.

[13] K. A. Rahman, F. Oemar, And R. A. Munthe, “The Role Of Regional-Owned Enterprises (Bumd) In Enhancing Local Own-Source Revenue,” Vol. 1, No. 2, 2025.

[14] Z. Rahman And S. Sumarni, “Pengaruh Belanja Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Dan Pertumbuhan Ekonomi,” Jesya, Vol. 7, No. 1, Pp. 1183–1193, Feb. 2024, Doi: 10.36778/Jesya.V7i1.1575.

[15] A. D. Saputra And L. Kurniawati, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (Pad), Dana Perimbangan Dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah”.

[16] “Mpdr5202-M1.”

[17] S. M. Dilliana, S. Akun, M. Si, And H. Herdi, “Manajemen Keuangan Daerah”.

[18] L. R. Ihwandi And K. Khoirunurrofik, “Regional Financial Performance And Inclusive Economic Development: Empirical Evidence From Provinces In Indonesia,” J. Bina Praja, Vol. 15, No. 2, Pp. 417–429, Aug. 2023, Doi: 10.21787/Jbp.15.2023.417-429.

[19] L. Arsyad, “Ekonomi Pembangunan Dan Pembangunan Ekonomi”.

[20] H. A. P. Sitaniapessy, “Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pdrb Dan Pad,” J. Econ., Vol. 9, 2013.

Downloads

Published

09-04-2026

How to Cite

[1]
“Pengaruh Belanja Daerah dan Deviden Atas Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan Desentralisasi Fiskal Kabupaten Kutai Timur”, JTMIT, vol. 5, no. 2, pp. 753–758, Apr. 2026, doi: 10.55826/jtmit.v5i2.1713.

Similar Articles

31-40 of 230

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)