Analisis Potensi Kecelakaan Kerja Pada Pabrik Tahu Dengan Menggunakan Metode HIRARC

(Studi Kasus: Pabrik Tahu BJ)

Authors

  • Muhammad Hamzah Alawi Universitas Buana Perjuangan
  • Nana Rahdiana Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Karnadi Universitas Buana Perjuangan Karawang

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v4i3.1089

Keywords:

Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian Risiko, Keselamatan Kerja

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keselamatan pekerja di Berkah Jaya, sebuah industri pengolahan tahu, dengan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan mengembangkan saran manajemen. Metodologi yang digunakan adalah HIRARC. Dalam penelitian ini, kami mengidentifikasi bahaya dalam tujuh proses kerja kritis, mengevaluasi risiko berdasarkan probabilitas dan efek, serta menerapkan pengendalian menggunakan teknik, administrasi, dan APD. Sebagai dasar langkah-langkah pengendalian, Peneliti menggunakan sistem skor risiko untuk mengevaluasi setiap risiko yang terdeteksi dan mengklasifikasikannya. Temuan menunjukkan adanya bahaya yang signifikan bagi pekerja di seluruh proses berikut: pencucian, perendaman, penggilingan, perebusan, penggumpalan, pencetakan, dan pemotongan. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik pengendalian berdasarkan substitusi, teknik, dan pengendalian administratif dapat menurunkan risiko yang awalnya tinggi ke kategori sedang dan rendah. Dengan adanya pengendalian tersebut, tingkat risiko di semua proses kerja yang diperiksa menurun, sehingga tempat kerja menjadi lebih aman bagi semua orang. Untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja di pabrik tahu, pendekatan HIRARC dan pengendalian berbasis teknik dan administrasi telah berhasil. Temuan penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai langkah-langkah pengendalian di masa mendatang yang juga dimaksudkan untuk membuat tempat kerja pabrik lebih aman, lebih sedikit rawan kecelakaan, dan lebih menyadari pentingnya keselamatan kerja.

References

N. A. Cristian Saragih and R. Fitriani, “Analisis K3 pada Mesin Milling, Mesin Bubut dan Ruangan Produksi di PT. Z Menggunakan Metode HIRARC,” Ind. J. Ilm. Tek. Ind., vol. 8, no. 1, pp. 67–77, 2024, doi: 10.37090/indstrk.v8i1.1063.

H. Hernilawati, S. Sutriswanto, and D. Rusvitawati, “Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, Kompensasi, Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Cv Berkah Anugerah Abadi Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan,” J. Ris. Akunt. Politala, vol. 4, no. 1, pp. 22–33, 2021, doi: 10.34128/jra.v4i1.67.

U. Syafiq and S. Perdhana, “Kecelakaan Kerja pada Perusahaan Konstruksi: Sebuah Telaah Literatur,” Diponegoro J. Manag., vol. 7, no. 1981, pp. 1–9, 2018, [Online]. Available: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/management

H. Prastawa and D. R. Negarawan, “Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko K3 Pada Pabrik Tahu di Kelurahan Kalibata,” J. CIVRONLIT, vol. 5, p. 2, 2020.

G. Abdillah, M. K. Caraka, and R. A. Arioyudanto, “Studi Kasus Penyebab Kecelakaan Kerja Fatal di Tambang Mineral: Analisis Faktor Manusia, Teknis, dan Lingkungan,” J. Educ. Innov. Public Heal., vol. 2, no. 2, pp. 42–51, 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.55606/innovation.v2i2.2843

V. K. N. Wangi, E. Bahiroh, and A. Imron, “Dampak Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, Beban Kerja, Dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Karyawan,” J. Manaj. Bisnis, vol. 7, no. 1, pp. 40–50, 2020, doi: 10.33096/jmb.v7i1.532.

E. Sulistyaningsih and A. Nugroho, “Analisis Penyebab Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) di PT BSPL,” no. 0274, 2022.

B. R. Kani, R. J. M. Mandagi, J. P. Rantung, and G. Y. Malingkas, “Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi (Studi Kasus: Proyek Pt. Trakindo Utama),” J. Sipil Statik, vol. 1, no. 6, pp. 430–433, 2013.

P. O. Dangga, I. Munasih, and L. A. Ratnawinda, “Kajian Faktor – Faktor Penyebab Kecelakaan Konstruksi,” Sondir, vol. 5, no. 1, pp. 24–31, 2021, doi: 10.36040/sondir.v5i1.3635.

A. Wijaya, T. W. S. Panjaitan, and H. C. Palit, “Evaluasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan Metode HIRARC pada PT,” Charoen Pokphand Indones. J. Titra, vol. 3, no. 1, pp. 29–34, 2015.

S. Indragiri and T. Yuttya, “Manajemen Risiko K3 Menggunakan Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (Hirarc),” J. Kesehat., vol. 9, no. 1, pp. 1080–1094, 2020, doi: 10.38165/jk.v9i1.77.

Ghika Smarandana, Ade Momon, and Jauhari Arifin, “Penilaian Risiko K3 pada Proses Pabrikasi Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC),” J. INTECH Tek. Ind. Univ. Serang Raya, vol. 7, no. 1, pp. 56–62, 2021, doi: 10.30656/intech.v7i1.2709.

P. E. Agustyawan and Arif, “Penilaian Risiko K3 Konstruksi Dengan Metode Hirarc,” Eff. Addit. Zeolite Mater. Strength Red Brick Post Burn., vol. 4, no. 1, pp. 1–15, 2020.

D. S. Urrohmah and D. Riandadari, “Identifikasi Bahaya dengan Metode HIRARC dalam Upaya Memperkecil Risiko Kecelakaan Kerja di PT . PAL Indonesia,” J. Tek. Mesin UNESA, vol. 08, no. 01, pp. 34–40, 2019, [Online]. Available: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-teknik-mesin/article/view/27090

I. Shandy, P. T. WS, and Y. B. Liem, “/ Penyusunan Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) di PT,” J. Titra, vol. 3, no. 1, pp. 15–18, 2015, [Online]. Available: http://publication.petra.ac.id/index.php/teknik-industri/article/view/2964

Fazri Ramadhan, “Analisis Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Menggunakan Metode Hazards Identification, Risk Assessment and Determining …,” Semin. Nas. Ris. Terap., vol. 1, no. November, pp. 164–169, 2017, [Online]. Available: http://eprints.umg.ac.id/5293/

R. Alfatiyah, “Analisis Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Menggunakan Metode Hirarc Pada Pekerjaan Seksi Casting,” SINTEK J. J. Ilm. Tek. Mesin, vol. 11, no. 2, pp. 88–101, 2017, [Online]. Available: https://jurnal.umj.ac.id/index.php/sintek/article/view/2100

M. R. W. Sabrina and Y. Widharto, “Analisis Potensi Bahaya Dengan Metode Hazard And Operability Study Melalui Perangkingan Risk Assessment Studi Kasus: Divisi Spinning Unit 4 Ring Yarn Pt Apac Inti Corpora.,” Nalisis Potensi Bahaya Dengan Metod. Hazard Operability Study Melalui Perangkingan Risk Assess. Stud. Kasus Div. Spinn. Unit 4 Ring Yarn Pt Apac Inti Corpora, vol. 2, no. 1, pp. 1–7, 2017.

I. S. Habibi, “Identifikasi dan Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Area Mesin PT. Nadira Prima Menggunakan Risk Assesment Process ISO 31000:2009 dan Metode Job Hazard Analysis,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. Vol. 2, pp. 1–8, 2014.

M. Rudi Basri, N. Budiharti, and S. Andjar Sari, “Analisis Potensi Bahaya Dengan Menggunakan Metode Hazop (Hazard and Operability Study) Pada Bagian Pracetak (Studi Kasus: Pt. Gudang Garam Tbk. Direktorat Grafika-Waru),” J. Mhs. Tek. Ind., vol. 7, no. 1, pp. 129–137, 2024.

Downloads

Published

26-08-2025

How to Cite

[1]
Muhammad Hamzah Alawi, Nana Rahdiana, and Karnadi, “Analisis Potensi Kecelakaan Kerja Pada Pabrik Tahu Dengan Menggunakan Metode HIRARC: (Studi Kasus: Pabrik Tahu BJ)”, JTMIT, vol. 4, no. 3, pp. 1007–1013, Aug. 2025.