Identifikasi Bahaya Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) Di Industri Rotan Desa Trangsan Menggunakan Job Safety Analysis (JSA)
DOI:
https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i1.1459Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),, Job Safety Analysis (JSA), Industri Rotan, Risiko Kerja, Penyakit Akiba Kerja (PAK), AS/NZS 4360:2004Abstract
Industri rotan di Desa Trangsan, Sukoharjo, yang sebagian besar berada di sektor informal, memiliki potensi tinggi terhadap kecelakaan kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) akibat paparan debu, bahan kimia berbahaya, serta postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai tingkat risiko menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) sesuai standar AS/NZS 4360:2004. Pendekatan deskriptif semi-kuantitatif dengan rancangan cross-sectional diterapkan pada 13 unit usaha rotan dengan melibatkan 170 pekerja. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada tujuh tahapan produksi, yaitu penerimaan bahan, pembongkaran, pemberian obat rayap, penggerindaan dan penganyaman, pengamplasan, finishing, serta packing. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 jenis bahaya dengan distribusi risiko rendah (21,74%), sedang (52,17%), dan tinggi (26,09%). Risiko tertinggi ditemukan pada proses penggerindaan, pengamplasan, dan packing, yang berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, luka serius, serta cedera muskuloskeletal. Upaya pengendalian dilakukan melalui hierarki pengendalian, meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran pekerja terhadap budaya K3 di sektor informal.
References
[1] D. L. Caesar, F. Sholikhah, And M. H. Mubaroq, “Analisis Potensi Dan Penilaian Risiko Bahaya Lingkungan Kerja Di Perusahaan Furniture Jepara,” Vol. 3, No. 2, Pp. 103–114, 2023.
[2] Bpjs, “Laporan Semester I Ketenagakerjaantahun 2023: Kecelakaan Kerja Dan Penyakit Akibat Kerja.,” 2023, Bpjs Ketenagakerjaan, Jakarta.
[3] Bps, “Proporsi Lapangan Kerja Informal Menurut Provinsi, 2021-2023,” Bps. Accessed: Nov. 03, 2024. [Online]. Available: Https://Www.Bps.Go.Id/Id/Statistics-Table/2/Mje1mymy/Proporsi-Lapangan-Kerja-Informal-Menurut-Provinsi.Html
[4] Bps, “Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Keberadaan Dan Jenis Industri Kecil Dan Mikro, 2021,” Jateng Bps. Accessed: Nov. 03, 2024. [Online]. Available: Https://Jateng.Bps.Go.Id/Id/Statistics-Table/1/Mjy0nymx/Banyaknya-Desa-Kelurahan-Menurut-Keberadaan-Dan-Jenis-Industri-Kecil-Dan-Mikro-2021.Html
[5] F. Fitriyani, N. W. Putri, T. T. Fathul, W. A. Fiqran, And M. Angela, “Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko Pekerja Industri Mebel Kota Payakumbuh,” J. Keselam. Kesehat. Kerja Dan Lingkung., Vol. 4, No. 2, Pp. 103–112, 2023, Doi: 10.25077/Jk3l.4.2.103-112.2023.
[6] I. Sriagustini, “Analisis Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Pengrajin Mebeul Kayu Di Kabupaten Tasikmalaya,” J. Kesehat. Bidkemas, Vol. 10, No. 2, Pp. 17–27, 2020, Doi: 10.48186/Bidkes.V2i10.197.
[7] D. K. A. G. Adhiya Faisal, “Analisis Penerapan K3 Pada Perusahaan Yang Menyebabkan Buruh Meninggal Dunia Berdasarkan Putusan Nomor 107/Pid.C/2021/Pn.Kis,” Vol. 1, P. 10, 2024.
[8] D. Q. Prayoga And P. S. Rahmatullah, “Analisis Perlindungan Jaminan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Bagi Pekerja Anak Di Sektor Informal,” Gudang J. Multidisiplin …, Vol. 2, Pp. 299–304, 2024, [Online]. Available: Https://Gudangjurnal.Com/Index.Php/Gjmi/Article/View/532%0ahttps://Gudangjurnal.Com/Index.Php/Gjmi/Article/Download/532/491
[9] A. Gavrila, A. G. Faiq, A. E. Apsari, And U. T. Yogyakarta, “Analisis Risiko Keselamatan Kerja Pada Bagian Produksi Dengan Metode Job Safety Analysis Dan Hazard And Operability Study Univeritas Teknologi Yogyakarta,” J. Ilm. Nusant. ( Jinu), Vol. 1, No. 4, Pp. 833–843, 2024, [Online]. Available: Https://Doi.Org/10.61722/Jinu.V1i4.1943
[10] D. Santoso, P. Vitasari, And M. April, “Analisis Risiko K3 Pada Pekerjaan Pengelasan Dengan Metode Job Safety ( Jsa ),” Vol. 7, No. 1, Pp. 146–152, 2024.
[11] M. M. U. Jeihan Iftahlana Putri, “Identifikasi Bahaya Dan Risiko Pada Area Produksi Cv Mabel Internasional, Semarang Dengan Metode Job Safety Analysis,” Vol. 1, P. 9, 2020.
[12] F. Ghasemi, A. Doosti-Irani, And H. Aghaei, “Applications , Shortcomings , And New Advances Of Job Safety Analysis ( Jsa ): Findings From A Systematic Review,” Saf. Health Work, Vol. 14, No. 2, Pp. 153–162, 2023, Doi: 10.1016/J.Shaw.2023.03.006.
[13] F. Rossi, M. Dahri, E. Kurniawan, And D. J. Arisusanty, “Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Job Safety Analysis Terhadap Kegiatan Perawatan Sbnp Di Wilayah Kerja Distrik Navigasi Tanjung Perak,” No. April, 2025.
[14] N. Susanto, H. Santoso, Y. Laras, And W. Astuti, “Behavior-Based Safety On Rattan Workers At Trangsan Rattan Industry , Sukoharjo Regency Indonesia,” Vol. 08, 2023.
[15] F. W. Saputro, T. Wisudawati, And W. A. Saputro, “Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dengan Metode Hazard Operability Study Di Industri Mebel Kabupaten Sukoharjo,” J. Ind. Manuf. Eng., Vol. 6, No. 2, Pp. 178–188, 2022, Doi: 10.31289/Jime.V6i2.7870.
[16] P. Candra Susanto, D. Ulfah Arini, L. Yuntina, J. Panatap Soehaditama, And N. Nuraeni, “Konsep Penelitian Kuantitatif: Populasi, Sampel, Dan Analisis Data (Sebuah Tinjauan Pustaka),” J. Ilmu Multidisplin, Vol. 3, No. 1, Pp. 1–12, 2024, Doi: 10.38035/Jim.V3i1.504.
[17] E. P. Nugraha And D. Riandadari, “Study Tentang Job Safety Analysis Dalam Identifikasi Potensi Bahaya Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Kapal Bangunan Baru Di Pt . Orela Shipyard , Gresik Dyah Riandadari Abstrak,” Vol. 11, Pp. 167–174, 2022.
[18] L. S. Rivaldi, M. Maulana, R. Angga, And Z. Tosofu, “Industrial Engineering Journal – System Analisa Risiko Menggunakan Metode Likelihood Dan Consequence Risk Matriks Industrial Engineering Journal – System,” Vol. 02, No. 2, Pp. 67–77, 2024.
[19] O. O. Windari Et Al., “Identifikasi Bahaya Dan Pengelolaan Bahaya Dalam Mengukur Risiko Kesehatan,” Vol. 8, Pp. 7024–7031, 2024.
[20] D. Ilmansyah, Y., Mahbubah, N. A., & Widyaningrum, “Penerapan Job Safety Analysis Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Dan Perbaikan Keselamatan Kerja Di Pt Shell Indonesia,” J. Progr. Stud. Tek. Ind., 2020.
[21] C. V Karya, “Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis,” Vol. 12, No. 2, Pp. 3077–3081, 2025.
[22] H. Al Haitsam Dzulfiqh, M. Alif Fathin, M. Maulana, M. Salman Al Farisi, R. Desniaty, And R. Wijaya Abdul Rozak, “Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Bidang Industri Farmasi (Studi Kasus Pada Pt Kimia Farma Tbk. Plant Banjaran),” J. Ilm. Multidisiplin, Vol. 1, No. 5, Pp. 990–998, 2023, [Online]. Available: Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.8080272
[23] L. Willy Afredo, “Analisis Resiko Kecelakaan Kerja Di Cv. Jati Jepara Furniture Dengan Metode Hirarc (Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control),” J. Ilm. Tek. Ind. Prima (Juriti Prima), Vol. 4, No. 2, 2021, Doi: 10.34012/Juritiprima.V4i2.1816.
[24] T. A. P. Muhammad Aswar Ayyubi , Yudi Sukmono, “Pengendalian Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode Hirarc (Studi Kasus: Iuiphkk Pt. Belantara Subur) Control,” Vol. 6, No. 1, Pp. 84–102, 2022.
[25] E. Mahawati, “Keselamatan Kerja Dan Kesehatan Lingkungan Industri,” Medan Yayasan Kita Menulis., 2021.
[26] M. I. Nasution, Y. Handayani, And O. Bin Rojak, “Hubungan Unsafe Action Dengan Kecelakaan Kerja Di Pt X Manufacture Mesin Diesel, Muarabungo – Sumatera,” Vol. 1, No. 1, Pp. 10–19, 2024.
[27] A. Riset, K. Kerja, P. Pt, M. Internasional, I. Makassar, And E. P. K. K, “Assesment And Risk Control ( Hirarc ) Dalam Memperkecil Risiko Peminatan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja , Fakultas Kesehatan Masyarakat , Peminatan Epidemiologi , Fakultas Kesehatan Masyarakat , Universitas Muslim Indonesia Peminatan Gizi , Fakultas Kesehatan Masyarakat , Universitas Muslim Indonesia Article History : Received : 27 Juni 2024,” Vol. 5, No. 5, Pp. 621–628, 2024.
[28] R. Amalia, D. Herwanto, And W. R. Zahra, “Analisis Potensi Bahaya Dan Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control ( Hirarc ) Pada Pemotongan Kayu,” Pp. 13–19, 2023.
[29] M. Nowakowska And M. Pajęcki, “Profiles Of Wood Processing Occupational Accident Casualties By The Size Of Enterprises,” Vol. 18, No. 7, Pp. 329–346, 2024.
[30] F. M. Perdana, E. P. Widjajati, And T. Tranggono, “Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Departemen Produksi Dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (Hirarc) Di Pt. Romi Violeta Sidoarjo,” Juminten, Vol. 2, No. 6, Pp. 144–155, 2021, Doi: 10.33005/Juminten.V2i6.335.
[31] S. W. Village Et Al., “Occupational Injury Prevalence And Predictors Among Small-Scale Sawmill Workers In The,” Pp. 1–14, 2024, Doi: 10.1371/Journal.Pone.0298954.
[32] G. Shaumarda And A. M. Suyono, “Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Dengan Metode Hiradc ( Hazard Identification , Risk Assessment & Determining Control ),” Vol. 1, Pp. 55–71, 2025.
[33] D. Safitri, R. Perdana, A. R. Marlina, And S. M. Rahayu, “Pengertian, Penyebab, Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Akibat Kerja,” Nusadaya J. Multidiciplinary Stud., Vol. 1, No. 5, Pp. 8–10, 2023, [Online]. Available: Https://Ejurnal.Aarsmataram.Ac.Id/Index.Php/Njms/Article/View/30/28
[34] Kementrian Kesehatan Ri, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Pelayanan Kesehatan Penyakit Akibat Kerja. Jakarta: K, 2022.
[35] C. A. Sucirahayu, M. Zulkarnain, R. J. Sitorus, Y. Windusari, N. Sari, And N. A. Fajar, “Sistematik Review: Penyakit-Penyakit Akibat Kerja Di Bidang Industri Dan Pengendaliannya,” Heal. Inf. J. Penelit., Vol. 15, No. 3, Pp. 1–12, 2023.
[36] Luthfy Nur Hidayat; Raden Danang Aryo Putro Satriyono, “Evaluasi Postur Kerja Menggunakan Metode Nordic Body Map (Nbm) Dan Workplace Ergonomic Risk Assessment (Wera) Untuk Mengurangi Risiko Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds),” Univ. Muhammadiyah Surakarta, 2025, [Online]. Available: Http://Eprints.Ums.Ac.Id/Id/Eprint/137314
[37] A. Riset, “Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Debu Kayu Pada Pekerja Mebel Informal Antang,” Vol. 2, No. 2, Pp. 314–327, 2021.
[38] A. T. Simpson, H. Beattie, C. Lekka, And C. Keen, “Health And Safety Executive Research On Wood Dust Exposure Controls In British Manufacturing,” Vol. 0, No. January, Pp. 180–191, 2024.
[39] J. I. Kesehatan, “Analisis Risiko Pajanan Zat Kimia Berbahaya Terhadap Kesehatan Pekerja Di Industri,” Vol. 14, No. 5, 2025, Doi: 10.5455/Mnj.V1i2.644xa.
[40] J. Kaka Et Al., “Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Tenun Di Desa Ana Engge Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya,” Vol. 4, No. 1, Pp. 32–46, 2025, Doi: 10.55123/Sehatmas.V4i1.4311.
[41] G. A. Pangestu, “Pengaruh Kebisingan Dan Kelelahan Terhadap Tekanan Darah Di Pabrik Rotan,” Cakrawala Ilm., Vol. 15, No. 1, Pp. 37–48, 2024.
[42] K. I. I. Rachel Octaviari Altruisa, Anita Dewi Prahastuti Sujoso, “Paparan Debu Kayu Sebagai Faktor Risiko Utama Gangguan Faal Paru Di Industri Kayu Lapis,” Vol. 15, No. 6, Pp. 647–651, 2024.
[43] L. Y. Mohammad Kurnia Srikuncoro, Lina Yuliana, “Analisis Kebisingan Dan Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Di Meubel Ud. Karya Jaya,” Vol. 11, No. 1, Pp. 138–142, 2025.
[44] B. Yoni Et Al., “Faktor Penyebab Kelelahan Kerja Pada Pekerja Mebel,” Vol. 02, Pp. 9–15, 2024.
[45] M. Tjendera, A. A. Astiah, And M. H. Khatimah, “Kejadian Dermatitis Kontak Akibat Kerja Dari Proses Produksi Plywood,” Vol. 15, No. 1, Pp. 73–82, 2025.
[46] M. R. Yasmi, E. Amrullah, And R. R. Zeva, “Keselamatan Kerja Pada Industri Furnitur,” Vol. 19, No. 1, Pp. 14–25, 2024.
[47] E. W. Kusuma, A. F. Anisa, R. M. Intanni, And E. Widodo, “Manual Material Handling Training For Workers In The Furniture Industry,” Vol. 1, No. 2, Pp. 29–36, 2023.
[48] K. A. C. N. M. Ramdan, “Analisis Bahaya Dan Risiko Terhadap Proses Penggerindaan Di Workshop Adi Dharma,” Vol. 11, No. 3, Pp. 452–456, 2025.
[49] N. A. Irhamna And H. Djamalus, “Wood Dust Exposure As A Risk Factor For Respiratory Disorders In Furniture Workers : A Systematic Review,” Vol. Xvi, Pp. 77–90.
[50] R. N. Yenita, R. Randika, And D. W. Sari, “Analisis Penerapan Keselamatan Kesehatan Kerja Pada Pekerja Home Industri Mebel Kayu Ud . Berkah Jaya Pekanbaru,” Vol. 3, Pp. 96–102, 2025.
[51] H. S. Zaky, R. Anugerah, M. Puteri, And A. Setiawan, “Perancangan Ulang Meja Kerja Pengukiran Guna Meminimasi Musculosketal Disorders Pekerja Di Cv Jati Menggunakan Metode Ergonomic Function Deployment ( Efd ),” 2025.
[52] J. Ners, D. A. N. Kebidanan, And J. O. F. Ners, “Occupational Health And Safety Knowledge Correlated With The Use Of Ppe Among Home Industry Furniture Workers In The Production Process,” Pp. 368–373, 2023.
[53] E. Praditya And S. Darnoto, “Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Pernapasan Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Di Aria Mebel Surakarta The Relationship Between The Use Of Respiratory Protective Devices With Complaints Of Respiratory Disorders In Aria Furniture Surakarta,” Vol. 1, No. 1, 2023.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susanti, Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













