Penerapan Good Manufacturing Practice Dalam Aspek Personal Higiene Untuk Menjamin Keamanan Pangan Menggunakan Metode FMEA  

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i2.1872

Keywords:

Good Manufacturing Practice, personal higiene, FMEA, keamanan pangan, RPN

Abstract

Industri pangan memiliki risiko tinggi terhadap kontaminasi produk oleh sebab itu mekanisme penerapan keamanan pangan yang efisien diperlukan. Salah satu sistem dasar yang digunakan dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan adalah Good Manufacturing Practice (GMP). Fokus penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan GMP pada aspek personal higiene karyawan di PT XYZ serta mengidentifikasi risiko kegagalan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur, dokumentasi perusahaan, dan analisis FMEA. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan GMP pada aspek personal higiene masih belum optimal, terutama pada penggunaan alat pelindung diri, prosedur mencuci tangan, dan kepatuhan penggunaan seragam kerja. Berdasarkan analisis FMEA, risiko tertinggi berasal dari ketidakpatuhan operator dalam mencuci tangan sebelum memasuki area produksi, serta penggunaan APD yang tidak lengkap. Nilai Risk Priority Number (RPN) digunakan sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan. Penelitian ini memberikan rekomendasi berupa peningkatan pengawasan, pelatihan berkala, penerapan inspeksi rutin, dan penguatan budaya higiene untuk meningkatkan efektivitas sistem keamanan pangan di PT XYZ.

References

[1] U. Prihatsanti Dan W. Hendriani, “Menggunakan Studi Kasus Sebagai Metode Ilmiah Dalam Psikologi,” Vol. 26, No. 2, Hal. 126–136, 2018, Doi: 10.22146/Buletinpsikologi.38895.

[2] R. M. Sari Et Al., “Peningkatan Kapasitas Keamanan Pangan Dan Kepatuhan Halal Melalui Pelatihan Good Manufacturing Practice (Gmp) Dan Pendampingan Halal Bagi Umkm Subur Bunga,” Vol. 12, Hal. 2053–2060, 2026.

[3] J. Teknologi Et Al., “Penerapan Good Manufacturing Practice ( Gmp ) Pada Industri,” Vol. 5, No. 2, Hal. 62–69, 2023.

[4] F. R. Putri, R. Amalia, Dan U. G. Mada, “Analysis Of Good Manufacturing Practices ( Gmps ) Implementation In Gudeg Smes To Improve Food Safety Product,” Vol. 9, No. 2, Hal. 77–83, 2022, Doi: 10.22146/Aij.V9i2.84158.

[5] E. Karisa, S. L. Zahroh, S. Pangestuti, Dan S. Luhur, “Evaluasi Program Kesehatan Dan Hygiene Karyawan Dalam Penerapan Gmp Pada Umkm Sambal Tuna Ummi Zee Cilacap,” Vol. 4, No. 2, Hal. 72–82, 2025.

[6] P. Eva, S. Dewi, Dan O. Oktavianty, “Pangan Pada Produksi Keripik Singkong Di Ukm Anugrah Jaya Implementation Of Gmp And Haccp Approaches In Ensuring Food Safety During Cassava Chips Production At Ukm Anugrah Jaya,” Vol. 02, No. 09, Hal. 986–995, 2025.

[7] I. R. Palupi, R. D. Budiningsari, F. A. Khoirunnisa, Dan A. S. Hanifi, “Food Safety Knowledge , Hygiene Practices Among Food Handlers , And Microbiological Quality Of Animal Side Dishes In Contract Catering,” Vol. 13, Hal. 237–243, 2024, Doi: 10.4081/Ijfs.2024.12554.

[8] A. D. A. N. Perilaku Dan K. Yin, “Partisipan Dan Manipulasi Informal . Kelebihan Metode Studi Kasus Adalah Pertanyaan Penelitian How Atau Why Diarahkan Pada Peristiwa Kontemporer Sehingga Peneliti Tidak Sedikit Atau Tidak Meninjau Kembali Bahan-Bahan Pustaka,” Vol. Xvi, No. 1.

[9] J. Hamida, N. P. Listyaningrum, Dan S. Rumiyati, “Analysis Of The Implementation Of Good Manufacturing Practice ( Gmp ) And Sanitation Standard Operating Procedure ( Ssop ) In The Processing Of Cuttlefish ( Sepia Sp .) Fillets Analisis Penerapan Good Manufacturing Pratice ( Gmp ) Dan Sanitation Standard Operating Procedure ( Ssop ) Pada Proses Pengolahan Sotong ( Sepia Sp .) Fillet,” Vol. Xx, No. 02, 2025, Doi: 10.21070/Jtfat.V6i02.1647.

[10] N. Journal, M. B. Firjatulloh, D. Kholidah, Dan P. K. Malang, “Analisis Kepatuhan Higiene Penjamah Makanan Dan Sanitasi Peralatan Di Whitespoon Catering Malang,” Vol. 03, No. 3, Hal. 111–118, 2024.

[11] T. Alemayehu, Z. Aderaw, Mastewal Giza, Dan G. Diress, “Food Safety Knowledge , Handling Practices And Associated Factors Among Food Handlers Working In Food Establishments In Debre Markos Town , Northwest Ethiopia , 2020 : Institution-Based Cross-Sectional Study,” Hal. 1155–1163, 2021.

[12] N. Novziransyah, S. Akbar, I. A. Dania, S. Veronica, S. Devy, Dan M. Y. Pratama, “Differences In Sanitary Hygiene Behavior And Bacterial Identification In Minimizing Pathogenic Bacteria In Food Handlers,” Vol. 7, No. 2, Hal. 188–192, 2024.

[13] D. A. Restu Maulana, “Quality Control Analysis At A Screen Printing Workshop Using The Fmea And Fuzzy Fmea Methods At Ud. Mkkg Gresik,” Vol. 10, No. 2, Hal. 720–730, 2026.

[14] P. D. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D, 5 Ed. Bandung: Alfabeta, 2023.

[15] F. B. Affandi Dan J. A. Saifudin, “Analisis Pengendalian Waste Produk Pipa Hdpe Dengan Metode Lean Manufacturing Dan Rekomendasi Perbaikan Failure Mode And Effect Analysis ( Fmea ) Di Pt Abc,” Vol. 03, No. 01, Hal. 61–72, 2022.

[16] C. S. Octavia, H. A. Manshur, Dan D. Elianarni, “Evaluasi Dan Perbaikan Penerapan Cara Produksi Pangan Yang Baik Pada Pembuatan Keripik Tempe Di Umkm Keripik Tempe Kota Batu,” Vol. 7, No. 2, Hal. 167–181, 2024.

[17] L. Tantalu, “Implementasi Good Manufacturing Practice ( Gmp ) Untuk Meningkatkan Mutu Produk : Studi Pada Produksi Ikan Teri Nasi Di Pt . Marinal Indoprima,” Vol. 4, No. 1, Hal. 40–54, 2025.

[18] C. H. Wibowo, M. S. Berliana, Dan Y. B. Pramono, “Failure Mode Effect Analysis ( Fmea ) At Good Manufacturing Practice ( Gmp ) Of Nata De Coco,” Vol. 12, No. 75, Hal. 528–532, 2024, Doi: 10.18535/Ijsrm/V12i07.Ah02.

[19] J. Keselamatan, N. F. Setyawati, D. W. Rahmadani, K. Rusba, U. Balikpapan, Dan P. Makanan, “Analisis Penerapan Higiene Sanitasi Pangan Di Café Kemal Box Balikpapan,” Vol. 11, No. 2, Hal. 327–331, 2025.

[20] K. B. Pamukti, T. Juwitaningtyas, P. Studi, T. Pangan, F. T. Industri, Dan U. A. Dahlan, “Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian Evaluasi Penerapan Prinsip-Prinsip Sanitasi Industri Dan Higiene Karyawan,” Vol. 16, No. 2, Hal. 1–12, 2021.

[21] M. Nusran Dan A. Ahmad, “Good Manufacturing Practices ( Gmp ) Pada Pengolahan Air Minum Dalam Kemasan Untuk Pemenuhan Mutu Dan Kualitas Di Pt . Alam Maisi,” No. 2023, Hal. 42–50, 2024.

[22] J. Keselamatan, S. Wahyuni, K. Rusba, U. Balikpapan, K. Pangan, Dan R. Makan, “Analisis Penerapan Prinsip Higiene Sanitasi Makanan Pada Rumah Makan Kube Mandiri Kota Balikpapan,” Vol. 11, No. 2, Hal. 375–380, 2025.

[23] S. Avifah Dan L. Fitria, “Determinants Of Personal Hygiene Behavior Amongst Food Handlers In Fast Food Restaurants In South Jakarta , Indonesia,” Vol. 41, No. 3, Hal. 1–5, 2025, Doi: 10.22146/Bkm.

[24] N. Fajrah, S. Zetli, M. R. Ridho, R. Hakiki, M. A. Sembiring, Dan R. A. Putra, “Perancangan Standar Proses Produksi Berdasarkan Indikator Good Manufacturing Practices ( Gmp ) Pada Industri Kecil Dan Menengah Bidang Pangan,” Hal. 289–298.

[25] J. E. Pertanian, “Analisis Titik Kritis Halal Pada Proses Produksi Di Komunitas Ukm Aksara Cimahi Menggunakan Failure Mode Effect Analysis (Fmea) Halal,” vol. 4, hal. 738–751, 2020.

Downloads

Published

03-06-2026

How to Cite

[1]
“Penerapan Good Manufacturing Practice Dalam Aspek Personal Higiene Untuk Menjamin Keamanan Pangan Menggunakan Metode FMEA  ”, JTMIT, vol. 5, no. 2, pp. 1191–1198, Jun. 2026, doi: 10.55826/jtmit.v5i2.1872.

Similar Articles

81-86 of 86

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)