Perbandingan Dampak Lingkungan Porsi Co-firing pada PLTU Pulverized Coal 350 MW
DOI:
https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i2.1823Keywords:
co-firing, Biomassa, Life Cycle Assessment, PLTUAbstract
Ketergantungan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara di Indonesia menimbulkan permasalahan dampak lingkungan. Upaya pengurangan dampak lingkungan ini menjadi tantangan dalam menjaga keberlanjutan sistem kelistrikan tanpa mengganggu keandalan pasokan energi. Salah satunya langkah yang sudah dilakukan dengan penerapan co-firing pada PLTU. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan dampak lingkungan dari penerapan co-firing biomassa pada PLTU Pulverized Coal (PC) dengan variasi komposisi bahan bakar batubara jenis low rank coal dan medium rank coal serta biomassa berupa sawdust. Metode yang digunakan adalah Life Cycle Assessment dengan sistem gate-to-gate dan functional unit sebesar 1 kW energi listrik, serta penilaian dampak menggunakan metode ReCiPe2016 pada level midpoint dan endpoint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biomassa secara bertahap mampu menurunkan dampak lingkungan, terutama terhadap pemanasan global, eutrofikasi, konsumsi sumber daya, serta toksisitas terhadap manusia dan ekosistem. Skenario terbaik diperoleh pada komposisi campuran dengan porsi biomassa sampai 15% yang menghasilkan dampak lingkungan paling rendah. Meskipun demikian, terdapat peningkatan pada beberapa kategori dampak seperti pembentukan partikulat halus dan toksisitas non-karsinogenik.
References
[1] PT PLN (Persero), “Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025-2034,” PT. Perusah. List. Negara, pp. 2019–2028, 2025.
[2] D. Putri Lubis and K. Umma Tambunan, “Variasi Rasio Co-Firing Batubara Dan Sawdust (Serbuk Gergaji) Terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap,” SINERGI Polmed J. Ilm. Tek. MESIN, vol. 06, no. 01, pp. 28–36, 2025, [Online]. Available: http://ojs.polmed.ac.id/index.php/Sinergi/index
[3] I. H. Mohamed, A. H. Hossieny, O. O. Abo Akrb, and M. N. Abdelmoez, “Energy Efficiency and Environmental Impact Assessment of Steam Power Plant Boiler,” Assiut Univ. Bull. Environ. Res., vol. 0, no. 0, pp. 0–0, 2024, doi: 10.21608/auber.2024.290268.1086.
[4] K. Hasan, “Manfaat Kesehatan dan Ekonomi dari Pensiun Dini Pembangkit Listrik Batubara di Bawah JETP Indonesia,” CREA, 2024.
[5] M. Triani, D. D. Anggoro, and V. D. Yunianto, “Potensi Dekarbonisasi Pembangkit Listrik Batubara Melalui Cofiring Biomassa Dan Carbon Capture Utilization,” Metana, vol. 20, no. 1, pp. 57–68, 2024, doi: 10.14710/metana.v20i1.63102.
[6] S. Algarni, V. Tirth, T. Alqahtani, S. Alshehery, and P. Kshirsagar, “Contribution of renewable energy sources to the environmental impacts and economic benefits for sustainable development,” Sustain. Energy Technol. Assessments, vol. 56, no. December 2022, p. 103098, 2023, doi: 10.1016/j.seta.2023.103098.
[7] D. T. Nugraheni, R. Purwana, and U. S. Hamzah, “Environmental Impact Assessment of Co-firing Implementation at X Steam Power Plant, West Java,” J. Presipitasi Media Komun. dan Pengemb. Tek. Lingkung., vol. 20, no. 2, pp. 334–344, 2023, doi: 10.14710/presipitasi.v20i2.334-344.
[8] R. K. Nasution, S. R. Haq, and T. A. Cahyadi, “Literature Review,” vol. 12, pp. 173–183, 2024.
[9] N. Cahyo, H. Alif, H. Saksono, and P. Paryanto, Performance and Emission Characteristic of Co-firing of Wood Pellets with sub-Bituminous Coal in a 330 MWe Pulverized Coal Boiler. 2020. doi: 10.1109/ICT-PEP50916.2020.9249930.
[10] M. Huijbregts et al., “ReCiPe 2016,” Natl. Inst. Public Heal. Environ., p. 194, 2016, [Online]. Available: https://www.rivm.nl/bibliotheek/rapporten/2016-0104.pdf
[11] M. A. J. Huijbregts et al., “ReCiPe2016: a harmonised life cycle impact assessment method at midpoint and endpoint level,” Int. J. Life Cycle Assess., vol. 22, no. 2, pp. 138–147, 2017, doi: 10.1007/s11367-016-1246-y.
[12] M. F. Ilham and S. W. A. Suedy, “Effect of Cofiring Using Sawdust on Steam Coal Power Plant Heat Rate Value,” J. Energi Baru dan Terbarukan, vol. 3, no. 2, pp. 121–127, 2022, doi: 10.14710/jebt.2022.13828.
[13] ISO 14040, Environmental Management-Life Cycle Assessment-Principles and Framework. 2016.
[14] ISO 14044, “Environmental Management-Life Cycle Assessment-Requirements and Guidelines,” Int. Organ. Stand., 2017.
[15] PLN Indonesia Power UBP Pelabuhan Ratu, “Laporan Operasi PLN Indonesia Power UBP Pelabuhan Ratu,” 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Satria Rizki, Maria Anityasari, Abdul Basit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













