Perbandingan Dampak Lingkungan Dan Carbon Tax Antara Proses Manufaktur Dan Proses Perbaikan Propeller Kapal Empat Blade (4B)
DOI:
https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i1.1604Keywords:
Propeller Kapal, Reepair, Life Cycle Assessment (LCA), Carbon TaxAbstract
Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut (kapal) dalam mendukung konektivitas dan distribusi logistik nasional. Dalam sistem penggerak kapal, propeller merupakan bagian inti karena berperan sebagai pedorong saat kapal beroperasi. Selain itu, propeller juga rentan mengalami kerusakan akibat kelelahan material, kavitasi, dan beban operasi jangka panjang. Kerusakan pada propeller dapat menurunkan performa kapal, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca. Tanpa strategi pemeliharaan yang tepat, praktik penggantian propeller secara berulang berpotensi meningkatkan beban emisi dan biaya karbon, sehingga dapat menghambat pencapaian target dekarbonisasi sektor maritim. Kemudian, penggunaan propeller baru menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan akibat proses manufaktur yang bersifat intensif energi dan material. Seiring dengan penerapan carbon pricing dan meningkatnya tuntutan keberlanjutan, diperlukan strategi pemeliharaan propeller yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini menerapkan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) untuk menilai dan memembandingkan dampak lingkungan antara propeller baru dan strategi perbaikan (repair). Hasil analisis menunjukkan bahwa propeller baru menghasilkan dampak lingkungan sebesar 16.962 kg CO₂-eq, sedangkan strategi repair mampu memberikan penghematan emisi sebesar 10.000–12.000 kg CO₂-eq, bergantung pada tingkat kerusakan. Jika dikonversikan ke dalam skema carbon tax sebesar Rp30 per kg CO₂-eq, strategi repair menghasilkan environmental saving cost sebesar Rp305.400–Rp375.180 dibandingkan dengan propeller baru. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa repair propeller tidak hanya menurunkan emisi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan biaya karbon, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih berkelanjutan di industri perkapalan dan galangan kapal terkait strategi pergantian propeller kapal.
References
[1] T. F. Hasanah, "Karakteristik Wilayah Daratan Dan Perairan Di Indonesia," Jurnal Geografi, vol. XX, no. 13, 2020.
[2] B. Trikuncoro and A. Ridho, "The utilization of natural resources in high seas for the advancing Indonesian," Jurnal Maritim Indonesia, vol. 12, no. 4, 2024.
[3] S. Saettone, B. Taskar, P. B. Regener, S. Steen and P. Andersen, "A comparison between fully-unsteady and quasi-steady approach for the prediction of the propeller performance in waves," Applied Ocean Research, vol. 99, 2020.
[4] S. Anwar, "Developing Formidable Indonesian Maritime Security In The Analysis Of Interest, Threat, And Sea Power," Jurnal Pertahanan, vol. 6, no. 3, pp. 69-89, 2016.
[5] L. K. Padaga, I. Rochani and Y. Mulyadi, "Penjadwalan Berdasarkan Analisis Faktor Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Reparasi Kapal: Studi Kasus MV. Blossom," JURNAL TEKNIK ITS, vol. 7, no. 1, pp. G1-G6, 2018.
[6] Untrade Developmenet, "Main UN Trade and Development (UNCTAD) website," 2025. [Online]. Available: https://unctadstat.unctad.org/CountryProfile/MaritimeProfile/en-GB/360/index.html. [Accessed 02 12 2025].
[7] Statbase, "Number of ships by country of beneficial ownership | Indonesia," 2025. [Online]. Available: https://statbase.org/data/idn-number-of-ships-by-country-of-beneficial-ownership/. [Accessed 2025].
[8] GlobalMilitary, "Tracking world military forces through open-source intelligence," 2025. [Online]. Available: https://www.globalmilitary.net/navies/idn/?utm_source=chatgpt.com. [Accessed 2025].
[9] A. Syaban and E. A. Mokodompit, "Strategi Pengembangan Industri Kapal Dalam Menghadapi Persaingan Global: Studi Kasus Pelabuhan Nusantara Kendari," Ijma (Indonesian Journal Of Management And Accounting), vol. 5, no. 2, pp. 236-242, 2024.
[10] A. Muhtadi, T. W. Pribadi and I. Baihaqi, "Studi Implementasi Reparasi Kapal Berbasis Keandalan untuk Galangan Kapal," Jurnal Teknik ITS, vol. 5, no. 1, pp. G1-G7, 2016.
[11] A. Zulfakhri, "Challenges and Opportunities in Shipyard Industry Financing in Indonesia: A SWOT Analysis ComparingBatam and Non-Batam Clusters," JUTIN : Jurnal Teknik Industri Terintegrasi , vol. 8, pp. 1772 - 1787, 2025.
[12] E. Supriyadi and R. P. Ayuni, "Systematic Literature Review: Pemeliharaan Mesin Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Di Perseroan Terbatas," Sistemik : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik , vol. 11, no. 1, pp. 1-7, 2023.
[13] A. Muhidin, "Perancangan Sistem Informasi Produk Hasil Repair Pada Pt. Jvc Kenwood Elektronik Indonesia," Jurnal Teknologi Pelita Bangsa - Sigma , Vol. 6, No. 2, Pp. 148-158, 2017.
[14] Salim, W. Wibowo And P. S. Santosa, "Aktifitas Perawatan Dan Perbaikan Daun Baling- Baling Pada Kapal," Majalah Ilmiah Bahari Jogja, Vol. 22, No. 2, Pp. 213-221, 2024.
[15] Australian Government, "Marine Incident Annual Report," Australian Maritime Safety Authority, Australian, 2024.
[16] A. Abdullah, "Development Of A Mathematical Model For Ship Repair Time Estimation," Bangladesh University Of Engineering And Technology (Buet), Dhaka, 2021.
[17] Na'maikalatif, "Identifikasi Kegagalan Monitoring Dan Pengontrolan Controllable Pitch Propeller Pada Saat Manouvering Di Kapal Mt. Transko Aquila," Program Studi Teknika Diploma Iv Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang , Semarang, 2022.
[18] E. E. Saragih, D. R. Jati And S. Pramadita, "Analisis Polutan Udara (Co, No2, So2, Pm10, Pm2,5 Dan Tsp) Di Industri Galangan Kapal Serta Pengaruhnya Terhadap Lingkungan Kerja," Teknologi Lingkungan Lahan Basah, Vol. 10, No. 2, Pp. 129-138, 2022.
[19] Dnv, "Dnv," 2025. [Online]. Available: Https://Www.Dnv.Com/Maritime/Hub/Decarbonize-Shipping/Key-Drivers/Regulations/Imo-Regulations/Eexi/. [Accessed 2025].
[20] M. I. Rafi And S. Q. Nisa, "Potensi Dampak Lingkungan Pengelolaan Sampah Domestik Di Industri Galangan Kapal Dengan Metode Life Cycle Assessment," Envirous, Vols. 39-45, No. 1, P. 4, 2023.
[21] M. F. Mahmud, A. Ismayana And M. Yani, "Life Cycle Assessment Proses Pengadaan Bahan Baku Batubara Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tidore," Jurnal Teknologi Mineral Dan Batubara , Vol. 18, No. 1, Pp. 49-58, 2022.
[22] E. B. Barus And S. Wijaya, "Penerapan Pajak Karbon Di Swedia Dan Finlandia Serta Perbandingannya Dengan Indonesia," Jurnal Pajak Indonesia , Vol. 5, No. 2, Pp. 256-279, 2021.
[23] B. A. Pratama, M. A. Ramadhani, P. M. Lubis And A. Firmansyah, "Implementasi Pajak Karbon Di Indonesia: Potensi Penerimaan Negara Dan Penurunan Jumlah Emisi Karbon," Jurnal Pajak Indonesia , Vol. 6, No. 2, Pp. 368-374, 2022.
[24] M. Anityasari, M. H. Meilala and T. T. Suhariyanto, "Life cycle assessment of heavy equipment engine remanufacturing in Indonesia," in IOP Conference Series Earth and Enviromental Scince, Calgary, 2025.
[25] M. Anityasari, S. Hartini and U. Ciptomulyono, "Life Cycle – Value Stream Mapping: Evaluating Sustainability Using Lean Manufacturing Tools in The Life Cycle Perspective," AIP Conference Proceedings, pp. 1-9, June 2019.
[26] R. Sulistyowati, T. Winarsih, M. Ani and R. B. Kurniawan, "Urgensi Penerapan Carbon Tax Sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim Untuk Meningkatkan Sustainable Economic Growth," Riset & Jurnal Akuntansi , vol. 9, no. 2, pp. 789-799, 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dela Wahyu Nur Isroina, Maria Anityasari, Ahmad Rusdiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













