Perancangan Alat Pengukur Cairan Otomatis dengan Ergonomis Untuk Mengurangi Kelelahan Kerja dan Waktu Proses Penimbangan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i3.1848

Keywords:

Ergonomi, Rapid Entire Body Assessment (REBA), Nordic Body Map, Antropometri

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur cat jenis water base untuk interior yang menghadapi kendala ketidakstabilan target produksi akibat inefisiensi waktu dan postur kerja tidak ergonomis pada proses penuangan cairan secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pengukur cairan otomatis yang ergonomis guna meminimalkan tingkat risiko postur kerja serta mengevaluasi peningkatan efisiensi waktu penimbangan. Metodologi yang digunakan mencakup pengukuran Antropometri untuk menentukan dimensi alat yang presisi, metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk evaluasi objektif risiko postur tubuh, serta kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan keluhan otot pekerja. Temuan utama menunjukkan bahwa sebelum perbaikan, waktu rata-rata penimbangan mencapai 64,3 detik dengan skor REBA 10 (Kategori Risiko Tinggi) dan skor NBM 52-66 (Kategori Sedang). Setelah implementasi prototipe alat otomatis, durasi penimbangan terpangkas menjadi 39,2 detik, menghasilkan peningkatan efisiensi waktu sebesar 39,04%. Evaluasi setelah perancangan a;at membuktikan skor REBA berhasil diturunkan menjadi 1 (Risiko Rendah) dan skor NBM turun ke rentang 32-38 (Risiko Rendah). Kesimpulannya, perancangan alat bantu ini mampu mengurangi beban statis berlebih, mencegah potensi cedera musculoskeletal, dan mempercepat siklus kerja. Penelitian ini memberikan solusi terukur bagi perusahaan dalam menciptakan lingkungan operasional yang lebih aman dan produktif.

References

[1] Z. Arifudin, A. D. GS, R. Dewi, D. Zuhro, and S. Sutini, “Strategi Dan Policy Manajemen Untuk Menerjemahkan Aktivitas Pengadaan Material Dan Forecasting Material: Laporan Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan,” Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 3, no. 1, pp. 146–160, 2024, doi: https://doi.org/10.30640/abdimas45.v3i1.2351.

[2] T. Hayati and H. Firdaus, “Peningkatan Kualitas Sistem Produksi Di Perusahaan Sandal Sandria Tasikmalaya Dengan Menggunakan Assembly To Order,” Jurnal Media Teknologi, vol. 11, no. 01, 2024, doi: https://doi.org/10.25157/jmt.v11i1.4100.

[3] A. Fole, “Perancangan Strategi Mitigasi Risiko Pada Proses Bisnis CV. JAT Mengunakan Metode House of Risk,” Journal of Industrial Engineering Innovation, vol. 1, no. 02, 2023, doi: 10.58227/jiei.v1i02.109.

[4] E. Arif and J. Purnama, “Optimalisasi Rute Distribusi pada Gudang YU Pet Shop Guna Meminimalkan Biaya Transportasi,” JURNAL SURYA TEKNIKA, vol. 12, no. 1, 2025, doi: 10.37859/jst.v12i1.9296.

[5] J. Purnama and S. Sajiyo, “Pengembangan Model Fuzzy Goal Programming Untuk Mengoptimalkan Produksi Pada Ukm Furniture,” Jurnal Simantec, vol. 9, no. 1, 2020, doi: 10.21107/simantec.v9i1.8998.

[6] M. Bortolini, L. Botti, F. G. Galizia, and C. Mora, “Ergonomic Design of an Adaptive Automation Assembly System,” Machines, vol. 11, no. 9, 2023, doi: 10.3390/machines11090898.

[7] A. Brunzini, M. Peruzzini, F. Grandi, R. K. Khamaisi, and M. Pellicciari, “A preliminary experimental study on the workers’ workload assessment to design industrial products and processes,” Applied Sciences (Switzerland), vol. 11, no. 24, 2021, doi: 10.3390/app112412066.

[8] T. Bosch, S. E. Mathiassen, B. Visser, M. D. de Looze, and J. V. van Dieën, “The effect of work pace on workload, motor variability and fatigue during simulated light assembly work,” Ergonomics, vol. 54, no. 2, 2011, doi: 10.1080/00140139.2010.538723.

[9] M. Yung and R. P. Wells, “Responsive upper limb and cognitive fatigue measures during light precision work: an 8-hour simulated micro-pipetting study,” Ergonomics, vol. 60, no. 7, 2017, doi: 10.1080/00140139.2016.1242782.

[10] Y. D. R. Montororing, “Perancangan Fasilitas Alat Bantu Kerja Dengan Prinsip Ergonomi Pada Bagian Penimbangan Di PT. BPI,” Jurnal Inkofar, vol. 1, no. 2, 2021, doi: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.175.

[11] L. O. M. F. S. Baeri, L. Widodo, and I. W. Sukania, “Perancangan Alat Bantu Kerja Berdasarkan Analisis Ergonomi Di Bagian Manual Handling PT. XYZ,” Jurnal Mitra Teknik Industri, vol. 4, no. 2, 2025, doi: 10.24912/jmti.v4i2.34966.

[12] F. Yuamita and R. A. Sary, “Usulan Perancangan Alat Bantu Untuk Meminimalisir Kelelahan Fisik dan Mental Pekerja,” Jurnal Ilmiah Teknik Industri, vol. 15, no. 2, 2017, doi: 10.23917/jiti.v15i2.2424.

[13] B. I. Putra, I. A. Sari, and R. B. Jakaria, “Worksampling Sebagai Usaha Mengukur Produktivitas Perakitan Kursi Model Praktikum Analisa Perancangan Sistem Kerja Dan Ergonomi,” Jurnal Mesin Nusantara, vol. 4, no. 2, 2021, doi: 10.29407/jmn.v4i2.16894.

[14] S.-C. Necula, D. Fotache, and E. Rieder, “Assessing the Impact of Artificial Intelligence Tools on Employee Productivity: Insights from a Comprehensive Survey Analysis,” Electronics (Basel)., vol. 13, no. 18, p. 3758, Sep. 2024, doi: 10.3390/electronics13183758.

[15] P. Marková, D. Vrecková, M. Mĺkva, P. Szabó, and M. Čambál, “The Impact of Ergonomic Rationalisation on the Efficiency and Productivity of the Production Process,” Adm. Sci., vol. 15, no. 2, p. 62, Feb. 2025, doi: 10.3390/admsci15020062.

[16] A. J. Samsudin and H. F. Satoto, “Perbaikan Stasiun Kerja Guna Meningkatkan Efisiensi Gerakan Dan Produktivitas Pada Operator Divisi Manual Oplos PT.XYZ,” Jurnal Surya Teknika, vol. 11, no. 2, 2024, doi: https://doi.org/10.37859/jst.v11i2.8305.

[17] A. Hidayatullah, Y. Mauluddin, and S. Rizki, “Perancangan Alat Pengaduk Dodol Ergonomis untuk Mengurangi Cedera pada Pekerja,” Jurnal Kalibrasi, vol. 21, no. 2, 2023, doi: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1442.

Downloads

Published

01-07-2026

How to Cite

[1]
“Perancangan Alat Pengukur Cairan Otomatis dengan Ergonomis Untuk Mengurangi Kelelahan Kerja dan Waktu Proses Penimbangan”, JTMIT, vol. 5, no. 3, pp. 1102–1110, Jul. 2026, doi: 10.55826/jtmit.v5i3.1848.

Similar Articles

41-50 of 55

You may also start an advanced similarity search for this article.