Optimalisasi Penerapan Rest Hour Management Berdasarkan Maritime Labour Convention (MLC) 2006 Untuk Meningkatkan Kinerja Crew Diatas Kapal

(Studi Kasus: MV. Kamadiya)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i2.1790

Keywords:

Penerapan, Rest Hour Management, MLC 2006, kinerja, crew

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Rest Hour Management sesuai Maritime Labour Convention 2006, mengidentifikasi hambatan yang terjadi, serta mengkaji upaya optimalisasi penerapannya dalam meningkatkan kinerja crew di atas kapal MV. Kamadiya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan perwira dan awak kapal, serta studi dokumentasi berupa Record of Hours of Rest dan Table of Shipboard Working Arrangement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Rest Hour Management di MV. Kamadiya pada dasarnya telah mengacu pada Maritime Labour Convention 2006 secara administratif, khususnya mengenai pemenuhan minimal 10 jam istirahat dalam 24 jam dan 77 jam dalam 7 hari, namun belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Rest Hour Management di MV. Kamadiya dalam penerapannya masih ditemukan ketidaksesuaian pada kondisi tertentu, seperti saat kegiatan manuver kapal, gangguan teknis, serta tekanan operasional di pelabuhan yang menyebabkan berkurangnya waktu istirahat awak kapal. Selain itu, kurangnya kesadaran sebagian kru dalam memanfaatkan waktu istirahat secara optimal serta tingginya beban kerja turut menjadi faktor penghambat. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kelelahan (fatigue) dan menurunnya konsentrasi kerja awak kapal.

References

[1] Pemerintah Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jakarta: Sekretariat Negara, 2003.

[2] Pemerintah Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Jakarta: Sekretariat Negara, 2008.

[3] Kementerian Kesehatan RI, "Definisi Stres dan Pengelolaannya," Direktorat P2PTM Kemenkes RI, Jakarta, 2020.

[4] United Nations Children's Fund (UNICEF), "Dampak Stres terhadap Kesehatan Mental dan Fisik," Laporan Resmi UNICEF, 2022.

[5] National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH), "Stres Pekerjaan dan Respons Karyawan," NIOSH Publication, 2020.

[6] Septiani, Kelelahan Kerja (Fatigue) dan Penanganannya. Jakarta: Jurnal Kedokteran Kerja, 2010.

[7] International Maritime Organization (IMO), "Guidelines on Fatigue," IMO London, 2001.

[8] World Health Organization (WHO), "Definisi Sehat secara Fisik, Mental, dan Sosial," Geneva, 2024.

[9] International Labour Organization (ILO), "Maritime Labour Convention (MLC) 2006," ILO Publications, Geneva, 2006.

[10] Pemerintah Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2016 tentang Pengesahan Maritime Labour Convention 2006. Jakarta, 2016.

[11] International Maritime Organization (IMO), "STCW Manila Amendments 2010," IMO London, 2010.

[12] Mc Connell et al., "Rest Hour Requirements in the Maritime Industry," Journal of Maritime Operations, 2011.

[13] Mejia, "Standard of Training Certification and Watchkeeping (STCW) Implementation," Maritime Policy, 2010.

[14] Dimailig & Jeong, "Seafarers Rest Hours and Workload Analysis," Ocean Engineering Journal, 2012.

[15] R. Kriyanto, Metodologi Penelitian Kualitatif Praktis. Jakarta: Rajawali Pers, 2020.

[16] J. W. Creswell and J. D. Guetterman, Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. Pearson, 2018.

[17] Kuncoro, Metode Kuantitatif dan Kualitatif dalam Bisnis. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2009.

[18] Hasan, Metodologi Penelitian Aplikatif. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002.

[19] V. W. Sujarweni, Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 2015.

[20] L. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.

[21] R. Bogdan and S. K. Biklen, Qualitative Research for Education. Boston: Allyn & Bacon, 2007.

[22] J. A. Kusuma, "Optimalisasi Rest Hour Management Guna Meningkatkan Kinerja Kru MT. Musi," Skripsi, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, 2022.

[23] W. Wachidurrohman, "Implementasi Rest Hours Management di KM. Manalagi Samba," Skripsi, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, 2023.

[24] R. Sulaiman, "Penerapan Maritime Labour Convention (MLC) Terhadap Jam Kerja dan Jam Istirahat di Atas KM CPT Delta," Skripsi, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, 2023.

[25] R. A. Murdani, "Pengaruh Manajemen Jam Istirahat dan Kompensasi Terhadap Kinerja Crew Kapal," Skripsi, Akademi Maritim Belawan, 2023.

[26] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.

[27] M. B. Miles and A. M. Huberman, Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. California: Sage Publications, 1994.

Downloads

Published

08-05-2026

How to Cite

[1]
“Optimalisasi Penerapan Rest Hour Management Berdasarkan Maritime Labour Convention (MLC) 2006 Untuk Meningkatkan Kinerja Crew Diatas Kapal: (Studi Kasus: MV. Kamadiya)”, JTMIT, vol. 5, no. 2, pp. 934–941, May 2026, doi: 10.55826/jtmit.v5i2.1790.

Similar Articles

11-20 of 191

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)