Rekayasa Model Korporatisasi Kelembagaan Petani Swadaya Melalui Kolaborasi Kemitraan Sertifikasi dan IT Support System untuk Mewujudkan Desa Mandiri Sawit

Authors

  • Budi Azwar Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
  • Fitra Lestari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
  • Ahmad Hamdallah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
  • Masyhuri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
  • Aprijon Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v3i4.1621

Keywords:

IT Supoort System, Strategi Assumption Surfacing and Testing (SAST), ANP

Abstract

Tujuan penelitian adalah Mengidentifikasi permasalahan kelembagaan pada organisasi inti (koperasi petani swadaya) saat ini sebagai landasan perbaikan dimasa mendatang dan Menganalisis bentuk kolaborasi kemitraan dan peran antar pemangku kepentingan dalam upaya penguatan lembagaan petani swadaya. Implementasi model ini diharapan dapat menjadi sarana dalam upayanya meningkatan produktivitas, saluran kerja sama dengan organisasi inti, kesetaraan harga TBS, transaksi perdagangan serta perbaikan pendapatan. Penelitian ini diawali dengan observasi untuk mengidentifikasi kondisi empiris praktik petani Swadaya dari perspektif Pelaku Usaha, pemerintah, dan Koperasi . Hasil identifikasi masalah dianalisis untuk merancang model integrasi manajemen kebijakan Petani Swadaya untuk mencapai Membangun sinergi kelembagaan antara pemerintah desa dengan organisasi inti dalam mendukung berbagai aktivitas administrasi dan manajemen kedua belah pihak. Metode yang digunakan adalah Soft System Methodology (SSM). Data dikumpulkan melalui Fokus Group Discussion (FGD), In Depth Interview (IDI) dan survei pakar. Model Integrasi Manajemen Kebijakan Petani Swadaya sebagai sistem manajemen IT Supoort System untuk Mewujudkan Desa Mandiri Sawit yang melibatkan stakeholder dalam perencanaan, yaitu pengawasan, pembinaan dan penindakan untuk minimalisasi konflik.

References

[1] Arifin B. 2005. Ekonomi Kelembangaan Pangan. Jakarta (ID) : Pustaka LP3ES Indonesia.

[2] Bunch MJ. 2003. Soft Systems Methodology and the Ecosystem Approach: A System.

[3] Badan Pusat Statistik (BPS). 2019. Kabupaten Pelalawan Dalam Angka Tahun 2019.

[4] Checkland and Scholes, 1990. Soft System Methodology in Action. Wiley.

[5] Eriyatno, 2012. Ilmu Sistem, Meningkatkan Integrasi dan Koordinasi Manajemen. Jilid 2. Guna Widya Bogor Indonesia.

[6] Eko, Sutoro. 2014. Desa Membangun Indonesia, Yogyakarta: Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD).

[7] GAPKI. 2018. Peran Strategis Sawit Rakyat Indonesia. https://gapki.id/news/3875/peran-strategis-sawit-rakyat-indonesia (Diakses: 5 Oktober 2021).

[8] Hidayat, N. Dharmawan, AH. Barus, B. 2016. Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit dan Perubahan Sosial Ekologi Pedesaan. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan. 256-256.

[9] Kementrian Pertanian. 2019. Outlook Komoditas Perkebunan Kelapa Sawit.

[10] Kurniawan, B. 2019. Desa Mandiri Desa Membangun: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Buku 5. Jakarta.

[11] Naim, U. 2019. Pembangunan Desa dalam Perspektif Sosiohistoris. Cetakan Pertama. Garis Katuistiwa, Makasar.

[12] Mahregan MR, Hosseinzadeh M, Kazemi A. 2012. An aplication of soft system methodology. Proc. Soc. Behav. Sci. 41: 426:433.

[13] Purba, JVC dan Sipayung, T. 2017. Mitos Vs Fakta Industri Minyak Sawit dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global. Agribusinies Strategic Policy Institut (PASPI). Bogor, Indonesia.

[14] Purnomo, H. 2012. Pemodelan dan Simulasi untuk Pengelolaan Adaptif Sumber Daya Alam dan Lingkungan. IPB Press. Bogor Indonesia.

[15] Sukasmanto dan Mariana, Dina. 2015. Modul Panduan Menyusun Kewenangan dan Perencanaan Desa, Yogyakarta: IRE Yogyakarta.

[16] Syahyuti. 2002. Kelembagaan dan keorganisasian pertanian. Konsep, hasil-hasil kegiatan, dan strategi pengambangannya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Penelitian dan Pengambangan Pertanian. Indonesia.

[17] Syahza, A. 2012. Percepatan Ekonomi Pedesaan Melalui Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Ekonomi Pembangunan. 12 (2): 297-310.

[18] Uphoff, N. 1986. Local Institution Development. West Hartford (US) : CT. Kumarian Press.

Downloads

Published

11-12-2024

How to Cite

[1]
“Rekayasa Model Korporatisasi Kelembagaan Petani Swadaya Melalui Kolaborasi Kemitraan Sertifikasi dan IT Support System untuk Mewujudkan Desa Mandiri Sawit”, JTMIT, vol. 3, no. 4, pp. 411–419, Dec. 2024, doi: 10.55826/jtmit.v3i4.1621.

Similar Articles

1-10 of 96

You may also start an advanced similarity search for this article.