Dinamika Kualitas Udara dan Prevalensi Penyakit ISPA pada Masyarakat di Sekitar Pembangkit Listrik Berbasis Bahan Bakar Fosil Paiton

Authors

  • Damarta Yulmida ITS
  • Ratna Dewi
  • Budisantoso Wirjodirdjo

DOI:

https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i3.1900

Keywords:

PLTU, System Dynamics, Emisi SO2, Biaya Sosial, Kebijakan Lingkungan, Kualitas udara

Abstract

Artikel ini membahas dinamika kualitas udara dan dampak sosial akibat aktivitas operasional PLTU Paiton Unit 1–2. Sebagai pembangkit berbahan bakar batu bara, PLTU berperan penting dalam menjaga pasokan listrik namun juga menghasilkan emisi yang berpotensi memengaruhi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan system dynamics untuk menganalisis hubungan antara konsumsi batu bara, emisi karbon, emisi SO2, kualitas udara ambien, kasus ISPA, dan biaya sosial secara terintegrasi. Model dikembangkan melalui lima sub-struktur utama, yaitu konsumsi batu bara dan emisi karbon, reforestasi dan carbon sink capacity, emisi SO2 dan Flue Gas Desulfurization (FGD), dampak kesehatan dan biaya sosial, serta dinamika demografi masyarakat sekitar PLTU. Simulasi dilakukan selama 10 tahun dengan membandingkan kondisi awal dan tiga skenario alternatif, yaitu optimasi Net Plant Heat Rate (NPHR) dan reforestasi, efisiensi FGD dan reforestasi, serta kebijakan terintegrasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario kebijakan terintegrasi memberikan hasil terbaik, dengan penurunan konsumsi batu bara sebesar 11,65%, stock emisi karbon 11,38%, kasus ISPA 12,57%, dan akumulasi biaya sosial 10,75%. Temuan ini menunjukkan bahwa pengendalian dampak lingkungan PLTU lebih efektif apabila dilakukan melalui kombinasi kebijakan teknis dan ekologis secara bersamaan sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih berkelanjutan.

References

[1] R. Clemons, M. Kong, K. Jawad, Y. Feygin, and K. Caperell, “The impact of converting a power plant from coal to natural gas on pediatric acute asthma,” Journal of Asthma, vol. 59, no. 12, pp. 2441–2448, Dec. 2022, doi: 10.1080/02770903.2021.2022159.

[2] S. Adappa, R. Tiwari, R. Kamath, and V. Guddattu, “Health Effects and Environmental issues in residents around Coal Fired Thermal Power Plant, Padubidri: A cross sectional study.,” J Environ Occup Sci, vol. 6, no. 1, p. 8, 2017, doi: 10.5455/jeos.20170215104352.

[3] R. M. Olalekan, A. Z. Olalekan, O. O. Emmanuel, T. Kayode Samson, A. B. Sunday, and O. T. Jide, “Impact of Sawmill Industry on Ambient Air Quality: A Case Study of Ilorin Metropolis, Kwara State, Nigeria,” EES, vol. 3, no. 1, p. p1, Apr. 2020, doi: 10.22158/ees.v3n1p1.

[4] S. A. Meo, M. A. Salih, J. M. Alkhalifah, A. H. Alsomali, and A. A. Almushawah, “Environmental pollutants particulate matter (PM2.5, PM10), Carbon Monoxide (CO), Nitrogen dioxide (NO2), Sulfur dioxide (SO2), and Ozone (O3) impact on lung functions,” Journal of King Saud University - Science, vol. 36, no. 7, p. 103280, Aug. 2024, doi: 10.1016/j.jksus.2024.103280.

[5] A. A. Putri and A. A. Akbar, “Ekosistem Pesisir Sebagai Penghasil Karbon Biru,” vol. 1, no. 1, 2022.

[6] B. Wirjodirdjo, Sistem Dinamik: Sebuah Metodologi Berfikir Sistem. Surabaya: PT ITS Tekno Sains, 2022.

[7] M. F. Akhsani, “Pengambilan Keputusan Operation And Maintenance (O&M) Pltu Batu Bara Menggunakan Pemodelan Keandalan Dan Sistem Dinamik,” 2018.

Downloads

Published

10-07-2026

How to Cite

[1]
“Dinamika Kualitas Udara dan Prevalensi Penyakit ISPA pada Masyarakat di Sekitar Pembangkit Listrik Berbasis Bahan Bakar Fosil Paiton”, JTMIT, vol. 5, no. 3, pp. 1521–1529, Jul. 2026, doi: 10.55826/jtmit.v5i3.1900.

Similar Articles

1-10 of 284

You may also start an advanced similarity search for this article.