Evaluasi Bahaya Dan Risiko Keselamatan Kerja Pada Pekerjaan Pemasangan Pipa Menggunakan Pendekatan HIRARC Dan HAZOP
DOI:
https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i1.1433Keywords:
HIRARC, HAZOP, KESALAMATAN KERJA, PEMASANGAN PIPA, ANALISIS RISIKOAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya dan tingkat risiko pada aktivitas pemasangan pipa di PT THX dengan menggunakan metode dan HAZOP. Identifikasi bahaya dilakukan pada seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari penentuan jalur, penggalian, penurunan pipa, penyambungan, hingga penimbunan kembali. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar potensi bahaya berada pada kategori risiko sedang, terutama yang berkaitan dengan kondisi galian yang tidak stabil, penataan area kerja yang kurang baik, serta ketidakpatuhan pekerja terhadap penggunaan APD. Melalui pendekatan HAZOP, ditemukan pula sejumlah deviasi proses seperti kurangnya penopang galian, metode pengangkatan yang tidak sesuai, dan ketidaksesuaian material yang dapat memicu kecelakaan. Rekomendasi pengendalian dirumuskan berdasarkan hierarki pengendalian risiko dan diarahkan untuk memperkuat prosedur keselamatan, meningkatkan pengawasan, serta meminimalkan peluang terjadinya insiden. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan analisis risiko yang komprehensif guna mendukung tercapainya target zero accident pada proses pemasangan pipa di PT THX.
References
[1] S. Hulu, “Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Hkbp Nommensen Medan 2025,” 2025.
[2] A. Simulasi, M. Carlo, D. Evaluasi, And P. P. Konstruksi, “Anna Rosytha,” Pp. 1–17, 2025.
[3] S. P. Oktaviana And I. Guntarayana, “Keselamatan Kesehatan Kerja Karyawan Sella Putri Oktaviana 1 Indria Guntarayana 2”.
[4] F. Ilmu, S. Dan, I. Politik, And U. S. Maret, “Pelayanan Distribusi Air Bersih Henny Puspitasari,” Pp. 1–98, 2009.
[5] T. Sipil, “Manajemen Risiko Dalam Proyek Konstruksi : Mencegah Keterlambatan Dan Pembengkakan Biaya,” Pp. 1–8.
[6] “Analisis Bahaya Kerja Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Pada Pekerja Pemeliharaan Lokomotif Menggunakan Hazard Identification And Risk Assesment (Hira), Dan Job Safety Analysis (Jsa) Pt Kereta Api Indonesia (Persero) Upt Balai Yasa Yogyakarta Tugas,” 2024.
[7] P. Studi, T. Sipil, And F. Teknik, “Analisa Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja ( Smk3 ) Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Hazard Identification And Risk Assessment,” Pp. 65–73, 1996.
[8] C. Anwar, W. Tambunan, And S. Gunawan, “Analisis Kesehatan Dan Keselamatan Kerja ( K3 ) Dengan Metode Hazard And Operability Study ( Hazop ),” Vol. 4, No. 2, Pp. 61–70, 2019.
[9] S. Kasus, U. Operasi, P. T. Wijaya, And K. Beton, “Analisis Kesehatan Dan Keselamatan Kerja ( K3 ) Dengan Metode Hirarc Pada Bidang Konstruksi,” Vol. 4, No. 3, Pp. 908–919, 2025.
[10] A. Agustin And D. Pramirasuci, No Title. 2022.
[11] K. Kunci, “Identifikasi Bahaya Dan Metode Identifikasi Bahaya Pada Proses Industri Dan Manajemen Risiko,” Vol. 1, No. 1, Pp. 37–50, 2024.
[12] K. Ramadan, P. Studi, T. Laut, S. T. Pelayaran, And P. P. Surabaya, Muat Methanol Dengan Metode Hazop. 2024.
[13] G. Kapal, P. T. Xxxx, And J. Tengah, “Penerapan Metode Hirarc Berbasis Analisis Statistik Multivariant Dalam Studi Risiko K3 Pada Proses Reparasi Kapal Di,” Vol. 13, No. 3, Pp. 1–14, 2025.
[14] Septiani Dwi Lestari, “Strategi Pengendalian Risiko Keselamatan Kerja Di Lantai Pproduksi Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment, And Risk Control (Hirarc) Serta Fault Tree Analysis (Fta) (Studi Kasus: Pt. Sari Warna Asli Unit V Kudus),” 2025.
[15] A. Mayansara, “Risiko Kecelakaan Kerja : Perspektif Pegawai Terhadap Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Risk Of Work Accidents : Employee Perspectives On The Implementation Of The Occupational Safety And Health Management System,” Vol. 17, No. 50, Pp. 176–186, 2025.
[16] A. T. Husna, M. Suluhniate, And M. Harahap, “Model Integrasi K3 Dan Manajemen Risiko Untuk Meningkatkan Daya Saing Organisasi,” Vol. 4, No. 1, Pp. 3055–3066, 2025.
[17] Y. M. Rahayu, P. Kurniati, And U. Pamulang, “Membangun Budaya Keselamatan Kerja Melalui Partisipasi Sosial Untuk Memperkuat Kesadaran Kewarganegaraan,” Vol. 5, No. 1, Pp. 243–249, 2025, Doi: 10.53866/Jimi.V5i1.704.
[18] V. No, E. Oktober, D. Hal, A. Fitriani, And M. Setiawati, “Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan Implementasi Pengendalian Risiko Dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Sekolah Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan,” Vol. 02, No. 03, Pp. 829–832, 2025.
[19] S. A. Raganingtyas And T. Prima, “Pemahaman Konseptual Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ( K3 ): Tinjauan Sistematis Terhadap Penyebab Dan Pencegahan Kecelakaan Kerja Kelelahan Dan Peningkatan Risiko Kecelakaan Kerja Pada Tenaga Kerja ( Mandias , Shintya , &,” Vol. 4, 2025.
[20] P. Sistem Et Al., “Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Smk3) Guna Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pt. Pln (Persero) Up3 Situbondo,” 2019.
[21] “Analysis Bahaya Dan Pengendaliannya Dengan Metode Hirarc (Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control),” 2021.
[22] E. K. A. Candrawati, “Penguatan Kapasitas Sdm Dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 Untuk Meningkatkan Produktivitas (Fenomelogi Di Pt. Abc),” 2025.
[23] A. C. Syahwanes Et Al., “Pages : 1468-1478 Analisis Kebijakan Manajemen Risiko Bencana Di Daerah Rawan Bencana,” Vol. 2, No. 1, 2025.
[24] P. M. Manajemen, U. Islam, And S. Agung, “Pekerjaan Konstruksi Jaringan Pipa Air Limbah Jakarta Sewerage Development Project ( Jsdp ) Paket 5 Zona 1 ( Area 2-1 ),” Vol. 1, 2025.
[25] A. R. Baharuddin, M. Arham, And J. Usman, “Mitigasi Potensi Bahaya Dengan Mengadaptasi,” Vol. 2, Pp. 121–125, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riswan Afandi, Akhmad Wasiur Rizqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













