Analisis Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Area Fabrikasi dengan Pendekatan Job Safety Analysis (JSA) dan HIRARC
(Studi Kasus: PT. Bramindra Indotama)
DOI:
https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i2.1849Keywords:
K3, JSA, HIRARC, fabrikasi, risiko kecelakaan kerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya dan tingkat risiko kecelakaan kerja di PT Bramindra Indotama menggunakan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif berdasarkan penilaian likelihood dan severity. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, serta data kecelakaan kerja periode April–September 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 37 kasus kecelakaan kerja yang didominasi kejadian terpeleset, luka pada tangan, paparan panas, dan cedera akibat material kerja. Analisis HIRARC mengidentifikasi 15 potensi risiko, terdiri atas 3 risiko low, 8 risiko medium, 1 risiko high, dan 3 risiko extreme. Nilai risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas cutting dan drilling dengan risk rating 15 (L = 3; S = 5), sedangkan aktivitas assembling memiliki risk rating 16 (L = 4; S = 4) akibat potensi tertimpa material berat. Aktivitas berisiko tinggi dipengaruhi oleh potensi ledakan, tersengat listrik, luka bakar, serta tertimpa material. Temuan ini menunjukkan bahwa pengendalian risiko masih perlu ditingkatkan melalui penguatan aspek teknis, administratif, dan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD). Integrasi JSA dan HIRARC memberikan gambaran sistematis dalam identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko K3 di lingkungan kerja fabrikasi. Kontribusi penelitian ini terletak pada penggabungan identifikasi bahaya kualitatif berbasis JSA pada level operasional dengan pembobotan risiko kuantitatif berbasis HIRARC untuk menentukan prioritas mitigasi secara lebih akurat. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan observasi yang hanya dilakukan pada satu divisi mekanik selama enam bulan di satu lokasi penelitian saja.
References
[1] H. Pratama, D. Andesta, and S. S. Dahda, “Analisis Potensi Bahaya Kerja dengan Metode JSA dan HIRARC di Workshop Fabrikasi,” Jurnal Teknik Industri, vol. 4, no. 4, pp. 1654–1663, 2025.
[2] S. D. Ardiansyah, Y. P. Negoro, and D. Andesta, “Peningkatan Manajemen Risiko K3 di Industri Kimia: Pendekatan Terpadu HIRARC dan HAZOP pada Produksi STPP,” Jurnal Teknik Industri, vol. 5, no. 1, pp. 73–80, 2026.
[3] J. Tandirerung and K. Sambara, “Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Agung Sarana Persada Kota Kendari,” Jurnal Manajemen dan K3, vol. 4, no. 4, pp. 14913–14922, 2026.
[4] C. N. M. Tobing et al., “Analisis Kecelakaan Kerja pada Pekerja Smelter di PT Indonesia Morowali Industrial Park dalam Perspektif Hukum Ketenagakerjaan,” Jurnal Sosial dan Hukum, vol. 5, no. 6, pp. 1760–1776, 2025.
[5] F. Penunjang, “Analisis Faktor Unsafe Act terhadap Kecelakaan Kerja,” Jurnal K3, vol. 10, no. 1, pp. 14–23, 2022.
[6] M. C. Hidayat et al., “Analisis Identifikasi Bahaya Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode JSA dengan Pendekatan HIRARC (Studi Kasus PT Smelting Plan Refinery),” JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri), vol. 2, no. 4, pp. 557–571, 2021.
[7] S. A. Ikhsan et al., “Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Industri Maritim,” Journal Marine Inside, vol. 7, 2025.
[8] N. F. Aini, D. Darmansyah, and R. Apriyono, “Optimalisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Implementasi ISO 45001,” Jurnal K3 dan Industri, vol. 2, no. 4, pp. 2332–2342, 2025.
[9] Purwanto, P., “Redesain Tempat Masak Ergonomis Warga Lanjut Usia dengan Metode Partisipatori,” Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN), vol. 8, no. 1, pp. 362–370, 2025.
[10] M. I. Hamdani and D. Andesta, “Analisis Risiko pada Industri Manufaktur,” G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, vol. 8, no. 2, pp. 887–895, 2024.
[11] P. T. Balikpapan and R. Mix, “Analisis Risiko Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP),” Jurnal Teknik Industri, vol. 11, no. 4, pp. 1157–1163, 2025.
[12] T. Garto, A. Azis, and U. Novalia, “Analisis Identifikasi Potensi Bahaya pada Pekerja Menggunakan Metode JSA dan HIRARC di Home Industri Emi Craft,” Jurnal Teknik Industri, vol. 4, no. 1, pp. 19–31, 2023.
[13] L. A. Indriyanti and H. Prastawa, “Analisis Risiko Kerja Menggunakan JSA dengan Pendekatan HIRARC pada Bagian Converting PT Jawasurya Kencana Indah,” Jurnal Teknik Industri, pp. 1–11, 2015.
[14] R. T. Rianto et al., “Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Industri Manufaktur,” Jurnal Teknik Industri, vol. 8, 2025.
[15] M. A. Bora et al., “Implementasi Metode HIRAC untuk Meningkatkan K3 di Laboratorium PT XYZ,” Jurnal K3, vol. 7, no. 2, pp. 987–997, 2025.
[16] N. A. Pratama and A. E. Apsari, “Analisis K3 pada Aktivitas Pemotongan Ayam Menggunakan Metode JSA dan HIRARC,” Jurnal K3, vol. 3, no. 2, pp. 115–124, 2024.
[17] M. Yati and P. N. Prasetyono, “Risk Assessment Proyek Pembangunan Gedung Perkantoran (Studi Kasus SII Office Building),” Jurnal Teknik Sipil, vol. 2, no. 1, 2024.
[18] A. N. Khayyirah et al., “Penerapan Metode HIRADC untuk Evaluasi Risiko Kecelakaan Kerja,” Jurnal K3, 2024.
[19] “Analisis Sistem Laundry Rumahan Menggunakan Metode Likelihood dan Risk Assessment,” Industrial Engineering Journal, vol. 2, no. 2, pp. 54–66, 2024.
[20] P. Akbar, M. Mulyojati, and F. Yuamita, “Analisis Potensi Bahaya Kerja pada Proses Pengecoran Logam Menggunakan Metode JSA,” Jurnal Teknik Industri, vol. 2, no. 2, pp. 90–97, 2023.
[21] “Analisis Risiko K3 Menggunakan Metode HIRARC,” JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri), 2018.
[22] “Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode HIRARC di PT Bintang Timur Samudera,” Jurnal Teknik Industri, vol. 1, no. 1, pp. 110–114, 2022.
[23] N. Syifa, A. Rizqi, and E. Dhartikasari, “Analisis Risiko K3 pada Workshop Fabrikasi Menggunakan Metode HAZOP,” Jurnal Teknik Industri, vol. 5, no. 1, pp. 103–109, 2026.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faisal Ardan Pratama, Yanuar Pandu Negoro, Purwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













